DPR Ungkap Alasan PSSI Harus Stop Naturalisasi Timnas Indonesia
- Instagram @volix.media
VIVAJabar – Anggota Komisi XIII DPR, Arisal Aziz, menegaskan bahwa program naturalisasi pemain Timnas Indonesia sebaiknya dihentikan jika skuad Garuda gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Pernyataan ini disampaikannya dalam rapat kerja bersama Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta PSSI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
Arisal menyampaikan keprihatinannya terhadap ketergantungan Timnas pada pemain naturalisasi.
Menurutnya, hal ini bisa menghambat pengembangan pemain lokal dan berisiko merugikan masa depan sepak bola nasional.
“Kalau ini terus-menerus kita biarkan, kapan kita membangun sepak bola betul-betul dengan pemain anak negeri?” ujar Arisal.
Dia menekankan bahwa keberhasilan Timnas seharusnya lahir dari pembinaan pemain lokal yang sistematis dan terencana.
Politisi asal Sumatera Barat ini juga menyoroti pentingnya pengembangan akademi sepak bola sebagai solusi jangka panjang.
Arisal mencontohkan inisiatif pribadinya dalam membangun akademi sepak bola di Sumatera Barat untuk mencetak pemain berkualitas.
“Kalau pembinaan dilakukan secara sistematis dan terencana sejak usia muda, kita pasti bisa mencetak pemain kelas dunia,” tambahnya.
Arisal berharap agar ke depan, Timnas Indonesia diisi oleh pemain lokal yang lahir dari pembinaan yang baik, bukan bergantung pada pemain naturalisasi.
Program naturalisasi pemain Timnas Indonesia dan target lolos ke Piala Dunia 2026 kini menjadi sorotan publik.
Jika PSSI dan pihak terkait gagal menjadikan naturalisasi sebagai solusi jangka pendek dan bukan strategi permanen, kritik seperti yang dilontarkan Arisal Aziz akan semakin sering terdengar.*