David Singleton Coret Naturalisasi, Ini 24 Pemain Lokal Timnas Basket 2025
- Instagram @pemainbasket
VIVAJabar – Pelatih kepala Timnas Basket Indonesia, David Singleton, resmi merilis daftar 24 pemain yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) sebagai persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand.
Menariknya, seluruh nama yang dipilih berasal dari pemain lokal tanpa kehadiran satu pun pemain naturalisasi.
Nama-nama yang masuk daftar dipilih berdasarkan pemantauan performa sepanjang musim Indonesia Basketball League (IBL) dan ajang IBL All-Indonesian 2025 yang selesai pada Agustus lalu.
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan skuad yang dipanggil benar-benar mencerminkan kualitas terbaik kompetisi basket nasional.
Daftar pemain yang dipanggil diwarnai kombinasi antara wajah lama dan pendatang baru.
David Singleton
- Instagram @mainbasket
Beberapa nama yang pernah tampil di SEA Games Vietnam 2021, seperti Yudha Saputera, Andakara Prastawa, Dame Diagne, Agassi Goantara, dan Juan Laurent Kokodiputra, kembali dipercaya.
Selain itu, ada pula deretan pemain dari SEA Games Kamboja 2023, yakni Widyanta Putra Teja, Julian Chalias, dan Kaleb Ramot Gemilang.
Timnas kali ini juga memberi kesempatan bagi talenta muda seperti Dio Tirta, Arthur Vadel, Elgi Wimbardi, Fisyaiful Amir, dan Putu Pande, serta sosok senior Ponsianus Indrawan (Komink).
Tidak adanya pemain naturalisasi seperti Lester Prosper, Anthony Beane Jr., maupun Marques Bolden, bukan karena masalah kualitas.
Hal ini lebih disebabkan aturan SEA Games 2025 yang melarang pemain naturalisasi kecuali jika mereka sudah memiliki paspor negara sejak usia di bawah 16 tahun.
Pemusatan latihan akan resmi dimulai pada Rabu, 10 September 2025. David Singleton akan dibantu oleh tiga asisten pelatih, yakni Andri Malay, Nico Donnda, dan Ismael.
Perbasi menargetkan TC ini dapat membentuk fondasi tim yang kuat, baik secara fisik, teknis, maupun chemistry antar pemain, sehingga mampu tampil optimal di ajang dua tahunan tersebut.
David Singleton sendiri ditetapkan sebagai pelatih kepala Timnas oleh DPP Perbasi melalui surat keputusan pada April 2025.
Penunjukannya tetap memungkinkan ia melatih di level klub bersama Prawira Bandung dan kemudian Pelita Jaya, karena jadwal kompetisi domestik tidak berbenturan dengan agenda persiapan Timnas menuju SEA Games.
Dengan formasi yang mengandalkan kekuatan lokal, Timnas Basket Indonesia berambisi mempertahankan prestasi dan sekaligus membuktikan kemampuan pemain asli Tanah Air di panggung internasional.