Persib Bandung Hadapi Jadwal Berat Usai Bekuk Persebaya
- Instagram @maungbdgsportnews
VIVAJabar – Persib Bandung bersiap menghadapi jadwal padat di ajang Super League 2025-2026.
Setelah menumbangkan Persebaya Surabaya, Maung Bandung langsung dijadwalkan menjalani dua pertandingan tandang secara beruntun.
Skuad asuhan Bojan Hodak itu akan bertemu Arema FC pada 22 September dan Persita Tangerang pada 27 September mendatang.
Sebelumnya, Persib juga sempat menghadapi dua partai tandang berturut-turut di pekan kedua dan ketiga musim ini.
Pada periode tersebut, Persib gagal meraih hasil maksimal.
Persib Bandung
- Instagram @maungbdgsportnews
Mereka harus mengakui keunggulan Persijap dengan skor 1-2, kemudian hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta.
Seharusnya, setelah rangkaian laga tandang, Persib berkesempatan memainkan dua laga kandang beruntun.
Namun, duel menghadapi Borneo FC terpaksa ditunda karena alasan keamanan.
Di sisi lain, laga kandang melawan Persebaya Surabaya sukses dimenangkan Maung Bandung dengan skor tipis 1-0.
Gol tunggal kemenangan dicetak Uilliam Barros pada menit ke-53 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (12/9/2025).
Meski begitu, sebelum bertemu Arema FC, Persib lebih dulu turun di ajang AFC Champions League Two (ACL 2).
Mereka akan menjamu klub asal Singapura, Lion City Sailors, pada pertandingan perdana Grup G di Stadion GBLA, Kamis (18/9).
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan bahwa kemenangan atas Persebaya diraih dengan layak.
Menurutnya, kedua tim sama-sama tampil baik, tetapi Persib lebih dominan di babak pertama.
"Tapi kami bermain lebih baik, terutama babak pertama karena kami mendominasi, dan mempunyai lebih banyak peluang dan ada satu yang membentur tiang," kata Hodak dalam konferensi pers setelah laga.
Tendangan Uilliam Barros dengan kaki kirinya yang membentur tiang menjadi salah satu momen penting.
Hodak juga mengakui Persebaya sempat memberikan tekanan pada babak kedua, namun Persib mampu memanfaatkan serangan balik yang berbuah gol penentu kemenangan.
"Pemain jadi sedikit kaku karena ada jeda (laga sempat dihentikan karena lapangan tergendang). Dalam beberapa bagian di permainan memang ada hal yang kurang baik akibat lapangan yang buruk," ujarnya.
Secara keseluruhan, Hodak menilai anak asuhnya pantas meraih poin penuh.