Bentrok dengan Manajemen, Bobotoh Persib Murka: Henhen dan Kakang Jadi Sorotan

Viking Persib Club, Bobotoh
Sumber :
  • Istimewa

Jabar,VIVA – Untuk mempertanyakan intimidasi dan dugaan kekerasan yang dilakukan pejabat dan pemain Persib Bandung terhadap bobotoh pada hari Sabtu (21/9/2024), ratusan pendukung mengepung Graha Persib. 

img_title Pernyataan Thom Haye Bikin Bobotoh Tenang, Persib Bandung Dijamin Gacor di Asia

Di Jalan Sulanjana, Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, ratusan bobotoh muncul dan berunjuk rasa di depan Graha Persib. 

Di depan pagar Graha Persib, mereka tampaknya duduk dan melakukan orasi. Ada banyak orang yang mengkritik Persib Bandung. 

img_title Federico Barba Optimis, Persib Bandung Akan Tumbangkan Raksasa Singapura

Bobotoh mempertanyakan apakah ada kekerasan terhadap mereka sambil 'mengepung' Graha Persib. 

Mereka juga bertanya tentang alasan bobotoh ditarik ke lorong kamar ganti. Selain itu, Zen RS berorasi di depan pendukung mempertanyakan tindakan resmi Persib. 

img_title Optimis Penuh, Beckham Putra Pastikan Persib Bandung Tampil Lebih Ganas di Kancah Asia

"Kami datang ke sini meminta klarifikasi apa yang terjadi di dalam. Kenapa korban mengalami luka?" ujarnya dalam orasinya.

Tak hanya itu, Zen RS pun menyebut nama Kakang Rudianto dan Henhen Herdiana.

"Apa benar Henhen dan Kakang menarik korban dan ngabebeskeunna ka kamar ganti?" tanyanya.

Menurutnya, bobotoh bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi di lorong kamar ganti dan siapa yang melatari perlakuan tersebut. 

Manajemen Persib Meminta Waktu untuk Investigasi Internal Terkait Dugaan Intimidasi Pejabat Terhadap Bobotoh Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) meminta waktu untuk melakukan investigasi internal. 

Herry Alamsyah, Manajer Operasional PT PBB, menyatakan bahwa investigasi internal telah dimulai sejak kejadian menjadi viral di media sosial. 

"Kami sedang melakukan investigasi internal secara intensif dan belum lengkap, nanti hasilnya akan kami umumkan," ujar Herry, di Kantor PT PBB, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu (21/9/2024). 

Manajemen pun, kata dia, berkomitmen untuk memberikan tindakan tegas jika dugaan intimidasi itu benar terjadi dan dilakukan oleh internal PT PBB.

"Dan apabila ada dari internal kami yang bersalah, kami akan tindak tegas," katanya.

Herry tidak menyebutkan secara pasti, kapan hasil investigasi internal itu akan selesai dan diumumkan kepada bobotoh. 

"Secepatnya. Kami juga tidak tinggal diam kok, setelah kejadian itu hari Kamis, Jumatnya kami melakukan investigasi secara internal, intensif, dan belum lengkap. Karena kami juga belum menemui korban, belum menemui pemain. Jadi harap bersabar pasti akan kami umumkan hasil investigasi," katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title