Gajinya Bisa Dua Kali Lipat, Ciro Alves Tetap Pilih Persib Bandung Karena Cinta

Ciro Alves
Sumber :
  • Persib Bandung

VIVAJabar – Loyalitas dalam sepak bola modern sering dipertanyakan. Namun tidak bagi Ciro Alves, yang membuktikan bahwa cinta pada klub bisa mengalahkan tawaran finansial.

img_title Jadwal Padat Bukan Masalah, Persib Bandung Janjikan Skuad Prima Lawan Lion City Sailors

Gelandang asal Brasil ini mengungkapkan fakta mengejutkan dalam sebuah wawancara. Ia pernah menolak tawaran kontrak dengan gaji dua kali lipat demi tetap bersama Persib Bandung.

Kisah cinta Ciro dengan Persib Bandung dimulai jauh sebelum ia bergabung. Ketika masih membela Persikabo 1973, Ciro diam-diam sudah menargetkan untuk suatu hari bisa bergabung dengan tim Maung Bandung.

img_title Patricio Matricardi Ungkap Fakta Mengejutkan, Persib Bandung Kini Lebih Solid dari Sebelumnya

"Setiap kali saya melawan Persib, saya melihat atmosfer, kondisi klub. Setelah melihat itu, saya tekadkan dalam hati, suatu saat saya akan bekerja keras agar Persib tertarik," ungkap Ciro.

Tekad itu akhirnya terwujud pada April 2022. Ciro resmi mengenakan jersey nomor 77 dan memulai petualangan bersama tim kebanggaan Jawa Barat.

img_title Federico Barba Optimis, Persib Bandung Akan Tumbangkan Raksasa Singapura

Sebelumnya, Ciro telah menunjukkan kualitasnya bersama Persikabo. Ia bahkan masuk jajaran top skorer Liga 1 2021/2022 dengan 20 gol, hanya terpaut tiga gol dari Ilija Spasojevic.

Prestasi individu lainnya adalah penghargaan Best Midfielder dari Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI). Pencapaian ini membuat banyak klub tertarik untuk mendapatkan jasanya.

"Setelah liga selesai, sangat normal jika ada tawaran dari beberapa klub. Tapi saya kaget karena semua klub Liga 1 memberikan saya tawaran," kenang Ciro.

Meski demikian, keputusannya sudah bulat untuk bergabung dengan Persib Bandung. Bersama istrinya, Ciro lebih mendengarkan suara hati daripada tawaran finansial.

"Saya tidak memilih Persib karena uang, tapi karena hati," tegasnya, membuktikan bahwa dalam sepak bola, ikatan emosional kadang lebih berharga dari angka-angka di kontrak.(*)