Mental Juara Jadi Kunci Utama Persib Bandung dalam Perburuan Gelar Liga 1

Persib Bandung
Sumber :

VIVAJabar – Mental juara menjadi fokus utama pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menjelang empat pertandingan krusial tersisa di Liga 1 2024/2025. Maung Bandung saat ini berada di puncak klasemen setelah mengalahkan PSS Sleman pada pekan lalu.

img_title Jadwal Padat Bukan Masalah, Persib Bandung Janjikan Skuad Prima Lawan Lion City Sailors

Hodak terus menanamkan mentalitas pemenang kepada para pemainnya yang belum semua merasakan gelar juara. Persib membutuhkan minimal dua kemenangan lagi untuk memastikan gelar musim ini tidak lepas dari genggaman.

"Ada banyak pemain lain yang tidak pernah menjadi juara kecuali tahun lalu," ungkap Hodak. Pelatih asal Kroasia itu menyadari bahwa tidak semua pemainnya pernah merasakan pengalaman menjadi juara sepanjang karier mereka.

img_title Patricio Matricardi Ungkap Fakta Mengejutkan, Persib Bandung Kini Lebih Solid dari Sebelumnya

Persib Bandung akan menghadapi Malut United pada 2 Mei dan Barito Putera pada 9 Mei mendatang. Dua pertandingan ini sangat krusial karena kemenangan di kedua laga tersebut akan langsung mengantarkan Persib menjadi juara tanpa harus menunggu hasil dari dua pertandingan terakhir.

Bojan Hodak selalu mengingatkan anak asuhnya bahwa menjadi juara bukanlah perkara mudah. Apalagi di kompetisi sekelas Liga 1 Indonesia yang dikenal sangat kompetitif dengan persaingan ketat antar tim.

img_title Federico Barba Optimis, Persib Bandung Akan Tumbangkan Raksasa Singapura

"Menjadi juara adalah hal yang paling sulit, sedangkan memenangkan liga lebih sulit lagi," tegas Hodak. Pernyataan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi skuad Persib untuk tidak cepat puas dengan posisi mereka saat ini.

Keberhasilan Persib musim lalu menjadi modal penting dalam perburuan gelar saat ini. Namun, Hodak menekankan bahwa pengalaman masa lalu tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kerja keras di empat pertandingan tersisa.

"Mereka memiliki kesempatan, mereka harus menggunakan kesempatan ini. Itulah alasan mengapa saya membayar mereka," tutup Hodak mengingatkan para pemainnya tentang tanggung jawab mereka terhadap tim. (*)