Ketum PSSI Erick Thohir Klaim Tidak Ada Match Fixing Laga Degradasi Liga 1

Erick Thohir
Sumber :

VIVA Jabar – Erick Thohir selaku ketua umum PSSI telah memberikan sebuah komentarnya terkait kompetisi Liga 1 2024-2025 yang saat ini memasuki akhir musim. 

img_title Jadwal Padat Bukan Masalah, Persib Bandung Janjikan Skuad Prima Lawan Lion City Sailors

Seperti yang telah kita ketahui bahwa kompetisi Liga 1 hanya tinggal menyisakan 4 pertandingan terakhir, sesuai dengan jadwalnya pekan akhir akan dimainkan pada tanggal 25 Mei 2025. 

Ketua umum PSSI tersebut telah menjamin tidak akan ada Match Fixing terutama dalam sebuah pertarungan di zona degradasi Liga musim ini.

img_title Patricio Matricardi Ungkap Fakta Mengejutkan, Persib Bandung Kini Lebih Solid dari Sebelumnya

Erick Thohir

Photo :
  • -

Bahkan dia juga telah mengatakan kepada semua pihak untuk tidak meragukan sebuah kualitas para wasit yang bertugas. 

img_title Federico Barba Optimis, Persib Bandung Akan Tumbangkan Raksasa Singapura

"Kita harus percaya kualitas wasit kita. Dan tadi yang saya bilang, kalau ada match fixing kita gigit," kata Erick.

"Toh kemarin kita lihat Semen Padang dua kali menang, 3-2 (lawan PSIS) dan yang luar biasa 2-0 sama Persija," tambah dia.

Untuk saat ini ada tiga tim yang saling sikut untuk keluar dari zona degradasi mereka adalah Semen Padang, PSIS Semarang dan juga PSS Sleman. 

Masing-masing tim saat ini telah menempati peringkat ke-16 hingga 18 klasemen sementara liga 1 2020 4 2025 Akan tetapi selain 3 tim tersebut terdapat 4 tim di atasnya yaitu Barito Putera, Persis Solo, Madura United dan Persik Kediri juga belum aman karena polisi mereka bisa saja turun apabila tidak meraih hasil yang maksimal dalam sisa pertandingan. 

"Artinya apa? Ini mendapatkan sebuah hasil yang maksimal untuk klub seperti Semen Padang. Nah, klub-klub yang lain, saya lihat ada Madura, ada Persis juga, menghasilkan rekor-rekor yang ini. Ini selama itu hasilnya tidak ada match fixing, ya its oke," jelas dia.

Sementara untuk hari sebelumnya salah satu direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus juga tempat memberikan sebuah pernyataan berupa terkait kompetisi yang memasuki akhir musim ini dirinya telah mengatakan bahwa sudah mengantisipasi dengan berbagai cara agar pertarungan di zona degradasi tetap berjalan adil.

"Pertama, kami juga sudah melakukan koordinasi terhadap keamanan yang lebih ketat karena fase krusial ini banyak intrik-intrik," katanya. “Kami juga berkoordinasi dengan PSSI terkait dengan wasit. Kami sudah mohon wasit agar partai-partai krusial tadi dipimpin sama wasit yang lebih konstruktif, lebih tegas, lebih kualitasnya baik,” lanjutnya.