Peluang Besar Ciro Alves Dinaturalisasi Perkuat Timnas Indonesia, Harapan Usai Kontrak Persib Bandung Berakhir
VIVA Jabar –Ciro Alves yang merupakan salah satu pemain andalan Persib Bandung saat ini disebut-sebut bahwa dirinya akan menjalani naturalisasi dan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI)
Ciro Alves memiliki peluang besar untuk bisa menjalani proses naturalisasi menjadi WNI, anggapan tersebut telah mencuat setelah dirinya akan segera memutuskan kontraknya bersama Persib Bandung di akhir musim ini.
Ciro Alves telah memberikan sebuah pengumuman kepada para Bobotoh bahwa dirinya tidak akan lagi berada di Persib Bandung untuk musim depan.
Pastinya dalam kabar ini meninggalkan sebuah kesedihan bagi Bobotoh dan banyak sekali bagian dari mereka mendesak Ciro Alves agar dinaturalisasi agar dapat masuk slot pemain lokal sehingga bisa tetap bertahan di Persib Bandung.
Ciro alves
- -
Sedangkan untuk istri Ciro Alves, Maria Eduarda sendiri terbuka dengan rencana berpindah kewarganegaraan menjadi WNI bahkan secara terang-terangan dirinya mengaku sangat betah berada di Indonesia khususnya di Bandung.
"Kita mau bisnis di sini, kita ambil rumah, kita mau tinggal di Indonesia," kata Maria dalam live tiktok beberapa waktu lalu.
"Tidak kembali ke Brasil, kita mau tinggal di sini."
"Tapi kita harus naturalisasi bertiga (Ciro, istri dan anak)," tambahnya.
Meskipun Ciro Alves mempunyai sebuah peluang besar untuk dinaturalisasi menjadi WNI untuk dapat membela Timnas Indonesia, secara sebuah aturan ia dapat menjadi WNI karena sudah menetap di Indonesia selama 6 tahun.
Ciro Alves untuk pertama kalinya datang ke Indonesia pada tahun 2019 yang direkrut oleh Tira-Kabo ira-Kabo dari Chonburi FC.
Sedangkan Dito Ariotedjo Menpora pernah menyatakan bahwa ingin sekali mengetatkan program naturalisasi untuk Timnas Indonesia dan para pemain yang akan dinaturalisasi harus memiliki darah keturunan Indonesia sedangkan untuk Ciro Alves tidak.
"Saya kira naturalisasi ke depan tidak dihentikan, tapi filter dan kontrolnya yang harus diperhatikan," kata Dito.
"Proses naturalisasi ini sendiri yang kebetulan pemain diaspora kita adalah strategi jangka pendek."
"Naturalisasi untuk kepentingan Timnas, dan naturalisasi sekarang ini harus memiliki darah Indonesia," tambahnya.