Persib Bandung Kunci Gelar Liga 1, Bojan Hodak Samai Rekor Indra M. Tohir

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak saat Jumpa Pers
Sumber :

VIVAJabarPersib Bandung resmi mengunci gelar juara Liga 1 2024-2025 pada pekan ke-31. Kepastian gelar tersebut didapat setelah Persik Kediri menahan imbang Persebaya Surabaya dengan skor 3-3 di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Senin (5/5/2025).

img_title Jadwal Padat Bukan Masalah, Persib Bandung Janjikan Skuad Prima Lawan Lion City Sailors

Hasil ini membuat Persebaya Surabaya hanya mampu mengumpulkan 54 poin. Persebaya tidak mungkin lagi mengejar Persib Bandung yang sudah mengoleksi 64 poin, meski kompetisi masih menyisakan tiga pekan lagi.

Pencapaian luar biasa ini menjadikan Persib Bandung meraih gelar juara Liga 1 dua musim berturut-turut. Sebelumnya, tim berjuluk Maung Bandung tersebut juga meraih trofi Liga 1 2023-2024.

img_title Patricio Matricardi Ungkap Fakta Mengejutkan, Persib Bandung Kini Lebih Solid dari Sebelumnya

Prestasi gemilang ini membuat pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, menyamai rekor legenda Persib Bandung, Indra M. Tohir, yang 30 tahun silam juga mengantarkan Persib Bandung meraih gelar juara dua kali beruntun.

"Ini pencapaian luar biasa bagi klub dan seluruh bobotoh. Konsistensi adalah kunci keberhasilan kami selama dua musim terakhir," ujar Bojan Hodak dalam konferensi pers pasca memastikan gelar.

img_title Federico Barba Optimis, Persib Bandung Akan Tumbangkan Raksasa Singapura

Indra M. Tohir sebelumnya membawa Persib Bandung menjadi juara Perserikatan 1993-1994. Saat itu Persib Bandung mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0 di final yang digelar di Stadion Utama Senayan, Jakarta, 17 April 1994.

Kemudian pada musim berikutnya, Indra M. Tohir kembali mengantarkan Persib Bandung menjadi juara Liga Indonesia, yang merupakan hasil leburan Perserikatan dan Galatama.

Persib Bandung menjadi juara setelah mengalahkan Petrokimia Putra dengan skor 1-0 di Stadion Utama Senayan, Jakarta, 30 Juli 1995.

Berbeda dengan musim 2023-2024 yang menggunakan sistem Championship Series, Liga 1 2024-2025 kembali menggunakan format lama. Tim dengan poin tertinggi di akhir musim berhak menyandang gelar juara.(*)