Komisaris Utama FC Malang United Desak PSSI Jatuhkan Sanksi untuk Persib Soal Dugaan Rasisme

Direktur Utama FC Malang United, Djoko Purwoko
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Jabar – Komisaris Utama FC Malang United, Djoko Purwoko mendesak PSSI menjatuhkan sanksi untuk Persib Bandung atas dugaan tindakan rasisme terhadap dua pemain asal Papua, Yakob dan Yance Sayuri, usai laga pekan ke-31 BRI Liga 1 Malut United melawan Persib Bandung di Stadion Kie Raha, Maluku, Jumat (2/5/2025).

img_title Jadwal Padat Bukan Masalah, Persib Bandung Janjikan Skuad Prima Lawan Lion City Sailors

Pria yang juga menjabat sebagai Perwira TNI ini mengatakan bahwa dirinya sangat prihatin tehadap kejadian buruk di dunia sepak bola untuk orang Papua.

“Sebagai aparat teritorial yang berdinas di Kodam XVII/Cenderawasih, saya tahu betapa beratnya menjaga kondusifitas di Papua. Ujaran kebencian kepada anak-anak Papua, baik secara langsung maupun di media sosial, menimbulkan luka mendalam,” kata Djoko.

img_title Patricio Matricardi Ungkap Fakta Mengejutkan, Persib Bandung Kini Lebih Solid dari Sebelumnya

Ia menuturkan, menghina orang Papua sama saja menghina nilai luhur Pancasila. Ia menyerukan agar insiden ini menjadi momentum perbaikan bagi sepak bola nasional.

“Saya mengajak seluruh klub, PSSI, dan pemerintah, jadikan peristiwa ini sebagai bukti nyata bahwa Indonesia berdiri di atas semangat persatuan dan keadilan,” ujarnya.

img_title Federico Barba Optimis, Persib Bandung Akan Tumbangkan Raksasa Singapura

Malut United Vs Persib Bandung

Photo :
  • Ist

Diketahui sebelumnya, dalam pertandingan Malut United dan Persib Bandung itu, salah satu pemain dilaporkan menjadi korban ujaran rasis dari oknum suporter.

Djoko menilai, insiden ini bukan hanya persoalan sepak bola, melainkan bentuk nyata serangan terhadap nilai-nilai kebhinekaan dan kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia.

Djoko menegaskan bahwa rasisme adalah kejahatan sosial yang harus ditindak tegas secara pidana. Ia mendesak PSSI dan Komisi Disiplin (Komdis) untuk mengambil langkah konkret:

 1. Memberikan sanksi pengurangan poin kepada Persib Bandung sebagai bentuk tanggung jawab atas perilaku sebagian pendukungnya.

 2. Mendorong proses hukum terhadap pelaku ujaran rasis sesuai Undang-Undang ITE dan KUHP tentang diskriminasi rasial.

 3. Menguatkan sistem edukasi dan kampanye nasional anti-rasisme dalam dunia sepak bola Indonesia.

Sementara itu hingga berita ini ditulis dari pihak Persib Bandung belum ada yang memberikan keterangan atau tanggapan terkait insiden tersebut.