Persib Bandung Akan Layangkan Kritikan Terhadap Kinerja Wasit Saat Menjamu Barito Putera
VIVA Jabar –Persib Bandung telah menjamu Barito Putera pada pekan ke-32 Liga 1 2024/2024, meskipun Persib Bandung terhindar dari kekalahan akan tetapi keputusan wasit terap merugikan para pemain.
Persib Bandung akan segera melayangkan surat protes secara resmi, yang pada awalnya Persib Bandung telah tertinggal 1 gol dari tim tamu yang pada akhirnya dapat menyamakan kedudukannya.
Dalam laga keduanya berlangsung sangat sengit sejak babak pertama, para pemain Persib Bandung dan Barito Putera sempat tegang dan hal tersebut terjadi pada saat Febri di jagal dengan keras oleh pemain Barito putera.
Hingga pada saat itu Henhen Herdiana langsung datang untuk melindungi Febri yang sedang meringis kesakitan lalu terjadi cekcok antara pemain hingga ketegangan meluas pada pemain lain dan para pemain yang ada di bangku cadangan.
Henhen Herdiana
Bojan Hodak selaku pelatih Persib Bandung telah mengatakan bahwa tidak mau mengomentari jauh soal wasit yang memimpin pertandingan antara Persib Bandung vs Barito Putera.
"Ini pertandingan yang sulit karena mereka berjuang untuk menghindari degradasi. Mereka pada dasarnya lebih fokus dalam bertahan pada pertandingan ini," kata Bojan, setelah pertandingan.
"Di babak kedua, pada dasarnya tidak ada perbedaan, kami juga gagal memanfaatkan beberapa peluang seperti di babak pertama," ujar Bojan.
Pada saat pelatih Persib Bandung tersebut disinggung soal wasit ia tidak mau berkomentar lebih.
"Saya tidak mau banyak berkomentar soal wasit karena jika saya bicara soal itu mereka bisa mendenda saya. Kami akan mengirim surat, dan menunjukan videonya dan kami tidak senang," ujar dia.
Bahkan pelatih Persib Bandung telah mengatakan dirinya hanya memberitahu soal crowd dari stadion yang meneriakkan Persib juara lagi.
"Setelah kejadian itu (tekel ke Febri Hariyadi), saya hanya mengingatkannya soal itu. Tidak ada apapun yang saya katakan kepadanya," tuturnya.
Pada saat disinggung spirit pemain saat Febri ditekel sang pelatih tersebut telah mengatakan bahwa Febri ditekel dengan horor dan itu seharusnya mutlak kartu merah.
"Febri ditekel dengan horor dari belakang, itu seharusnya mutlak kartu merah. Wajar jika para pemain lainnya berusaha melindunginya karena ia baru pulih dari cedera panjang," ucapnya.