Tekel Horor ke Febri Hariyadi Picu Kemarahan Pemain Persib Bandung, Bobotoh Serbu Media Sosial PT LIB
- Istimewa
VIVAJabar – Pertandingan antara Persib Bandung melawan Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menuai kontroversi.
Wasit Gedion Dapaherang menjadi sorotan utama setelah memberikan kartu kuning untuk pelanggaran berbahaya terhadap Febri Hariyadi pada masa injury time.
Insiden tersebut terjadi ketika Febri Hariyadi mendapat tekel keras dari belakang oleh pemain Barito Putera, Murilo Mendes. Pemain sayap Persib Bandung yang baru pulih dari cedera langsung terjatuh dan kesakitan.
Keputusan wasit yang hanya mengeluarkan kartu kuning untuk pelanggaran tersebut memicu protes keras dari pemain, pelatih, hingga staf Persib Bandung. Meskipun wasit sempat berkomunikasi dengan ruang VAR, pengecekan video tidak dilakukan.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator Liga 1 2024/2025 langsung diserbu warganet di media sosial. Kolom komentar unggahan terakhir PT LIB dipenuhi kecaman terhadap kualitas wasit.
"Evaluasi wasit yang memimpin pertandingan Persib lawan Barito dimana ada krusial pelanggaran yang hampir saja mengakhiri karir pemain!!" tulis salah satu akun di media sosial.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit. Ia berjanji akan mengirimkan surat protes resmi kepada PSSI.
"Tapi kami hari ini tidak senang terhadap wasit, dan kami akan mengirim surat resmi kepada PSSI," kata Bojan Hodak seusai pertandingan.
Ia menambahkan, "Febri ditekel dengan horor dari belakang dan seharusnya mutlak menjadi kartu merah. Wajar jika para pemain lainnya berusaha melindunginya karena ia baru pulih dari cedera panjang."
Kemarahan pemain Persib Bandung dan Bobotoh sangat beralasan. Febri Hariyadi baru saja sembuh dari cedera ACL yang membuatnya absen hingga sembilan bulan.
Pemain berusia 29 tahun ini merupakan sosok penting dalam keberhasilan Persib Bandung menjuarai Liga 1 Championship 2023/24. Febri baru bermain dalam tiga laga terakhir setelah pulih.
Murilo Mendes sendiri telah meminta maaf melalui media sosial Barito Putera. "Mohon maaf untuk Febri Hariyadi. Pertandingan yang sulit, di mana saya mencoba memenangkan pertandingan tetapi saya datang lebih kuat dengan resiko cedera. Bukan niatku untuk menyakitimu atau menimbulkan keributan," ujarnya.(*)