Komdis PSSI Beri Sanksi Tambahan ke Ciro Alves, Buntut Kartu Merah Lawan Malut United

Ciro alves
Sumber :

VIVA Jabar – Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi tambahan kepada pemain Persib Bandung, Ciro Alves.

img_title Jadwal Padat Bukan Masalah, Persib Bandung Janjikan Skuad Prima Lawan Lion City Sailors

Pemain asal Brasil dijatuhi larangan bermain sebanyak dua pertandingan serta denda sebesar Rp10 juta. 

Keputusan ini tertuang dalam surat keputusan bernomor 159/L1/SK/KD-PSSI/V/2025 tertanggal 8 Mei 2025.

img_title Patricio Matricardi Ungkap Fakta Mengejutkan, Persib Bandung Kini Lebih Solid dari Sebelumnya

Komdis PSSI menyatakan bahwa Ciro melanggar Pasal 49 ayat 1 huruf (d) dan ayat 2 Kode Disiplin PSSI 2023 karena dianggap menyikut pemain lawan, yakni Wbeymar Angulo. 

Kendati demikian, keputusan ini menuai kontroversi karena banyak yang menilai gerakan Ciro bersifat refleks dan tidak disengaja. 

img_title Federico Barba Optimis, Persib Bandung Akan Tumbangkan Raksasa Singapura

Ciro Alves

Photo :
  • Pinterest

Dalam tayangan ulang pertandingan, gerakan Ciro Alves tampak sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan tubuh, bukan sebuah tindakan agresif dengan niat menyakiti. 

Hukuman ini sekaligus mengakhiri kisah Ciro bersama Persib Bandung tanpa momen perpisahan di lapangan. 

Diberitakan sebelumnya, sang pemain sudah menyatakan akan meninggalkan Persib Bandung usai laga pekan ke-30 melawan PSS Sleman di Bandung, menjadikannya laga terakhir Ciro Alves di hadapan Bobotoh.

Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan suporter dan pengamat. Banyak yang menilai keputusan Komdis terlalu keras dan terkesan dibuat-buat. 

Pasalnya, insiden serupa yang terjadi pada pemain lain di musim yang sama tak selalu berujung pada larangan bermain dua pertandingan tambahan.

Dengan tidak adanya kesempatan banding, Persib Bandung atau Ciro harus menerima keputusan ini.

Bagi Bobotoh, keputusan ini menjadi kenyataan pahit, salah satu pemain penting mereka harus menutup perjalanan tanpa selebrasi terakhir bersama masyarakat Bandung.