Flare Supporter Persita Bikin Pertandingan Dihentikan Saat Persib Bandung Unggul 2-1
- Liga Indonesia Baru
VIVAJabar – Pertandingan lanjutan Liga 1 2024/2025 pekan ke-33 antara Persita Tangerang melawan Persib Bandung di Stadion Indomilk Arena terpaksa dihentikan sementara oleh wasit. Insiden tersebut bermula saat beberapa flare dinyalakan oleh suporter tim tuan rumah di menit ke-79.
Kabut asap tebal akibat flare yang dinyalakan tersebut membuat pandangan pemain kedua tim terganggu. Tak hanya itu, asap yang memenuhi lapangan juga mengganggu pernapasan para pemain.
Sebelum pertandingan dihentikan, Persib Bandung sedang unggul dengan skor 2-1 atas Persita Tangerang. Gol-gol Persib Bandung dicetak oleh Gervane Kastaneer pada menit ke-2 dan Tyronne del Pino pada menit ke-47.
Laga dimulai dengan serangan cepat dari tim tamu. Persib Bandung langsung menerapkan pressing tinggi sejak awal pertandingan.
Strategi tersebut membuahkan hasil cepat ketika Gervane Kastaneer berhasil menyontek bola ke gawang Persita Tangerang. Gol tersebut berawal dari umpan kidal Tyronne del Pino yang berhasil memanfaatkan kesalahan bek Persita.
Persita Tangerang tidak tinggal diam dan mencoba bangkit. Beberapa peluang berhasil diciptakan melalui Javlon Guseynov dan Ryuji Utomo.
Usaha keras tuan rumah akhirnya membuahkan hasil di penghujung babak pertama. Wasit memberikan hadiah penalti setelah Toha dilanggar oleh Zalnando di kotak terlarang.
Eber Bessa yang dipercaya sebagai eksekutor berhasil mengkonversi penalti tersebut. Sepakan kerasnya tidak mampu dijangkau oleh kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam.
Memasuki babak kedua, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, melakukan perubahan dengan memasukkan Marc Klok. Pergantian tersebut langsung berbuah manis.
Hanya dalam waktu satu menit setelah turun minum, Marc Klok memberikan assist cantik kepada Tyronne del Pino. Pemain asal Argentina itu berhasil melewati kiper Kartika Aji dan menempatkan bola di sudut sempit.
Persita Tangerang berusaha keras untuk menyamakan kedudukan. Namun, alih-alih mendapatkan gol penyeimbang, pertandingan justru harus dihentikan sementara akibat flare yang dinyalakan oleh suporter tuan rumah.
Sebelum insiden tersebut, kedua tim sudah bermain dengan komposisi berbeda. Persita Tangerang memilih bermain dengan formasi 5-3-2, sementara Persib Bandung tetap dengan skema 4-3-3 namun dengan beberapa rotasi pemain.
Persita Tangerang sangat membutuhkan kemenangan untuk menjauh dari kejaran Persik Kediri di klasemen. Sementara itu, Persib Bandung yang sudah dipastikan menjadi juara bertanding tanpa beban.(*)