Nazar Umrah Henhen Herdiana Usai Antarkan Persib Bandung Back to Back Liga 1
- Liga Indonesia Baru
VIVAJabar – Bek andalan Persib Bandung, Henhen Herdiana, mengungkapkan nazar spesial yang akan dijalankannya setelah sukses mengantarkan Maung Bandung meraih gelar back to back Liga 1.
Pemain yang sempat dipinjamkan ke Dewa United pada awal musim lalu ini berjanji akan menunaikan ibadah umrah sebagai bentuk syukur atas pencapaian bersama tim kebanggaan Bandung.
"Nazar ka Makkah, insyaallah umrah, mudah-mudahan," ungkap Henhen dalam wawancara terbaru setelah Persib memastikan gelar Liga 1 2024-2025.
Perjalanan Henhen Herdiana bersama Persib musim lalu sempat terputus ketika ia dipinjamkan ke Dewa United pada awal kompetisi.
Nasib berkata lain saat manajemen Persib menariknya kembali di pertengahan musim setelah kepergian Putu Gede ke Bhayangkara FC. Posisi Henhen di Dewa United kemudian digantikan oleh Robi Darwis.
Kepulangan Henhen ke Bandung ternyata menjadi berkah tersendiri, baik bagi pemain maupun klub. Ia berhasil memberikan kontribusi signifikan untuk Persib yang kemudian menjuarai Liga 1 2023-2024.
Selain berbicara tentang nazarnya, bek kelahiran Bandung ini juga menyampaikan imbauan kepada para Bobotoh terkait perayaan juara.
Henhen Herdiana mengajak suporter Persib untuk merayakan dengan tetap menjaga ketertiban dan tidak mengganggu masyarakat lain.
"Ulah dugi ngarugikeun masyarakat nu lain. Tetap santai, kaleum, euforia na tong berlebihan," kata Henhen dalam bahasa Sunda yang artinya jangan sampai merugikan masyarakat lain dan euforia jangan berlebihan.
"Nanti tanggal 25 kita bergembira bersama. Tapi dengan santai, nyaman, tertib, dan tidak merusak apapun, tetap kondusif," tambahnya.
Sebelum acara konvoi akbar pada tanggal 25 Mei 2025, Persib masih memiliki satu pertandingan tersisa di Liga 1 2024-2025.
Maung Bandung akan menjamu Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (24/5/2025) pukul 16.00 WIB.
Laga tersebut meskipun sudah tidak berpengaruh pada posisi Persib di klasemen, tetap akan menjadi ajang pembuktian konsistensi tim besutan Bojan Hodak. (*)