Laga Terakhir Persib Bandung Imbas Kerugian Kisaran 1 Miliar
VIVA Jabar –Pada laga terakhir Persib Bandung vs Persis Solo telah mendapatkan kerugian yang ditaksir mencapai hingga 1 miliar dan hal ini telah disampaikan oleh manajer Persib Bandung Umuh Muchtar
Umuh Muchtar telah mengatakan dan sangat menyayangkan atas insiden yang telah terjadi dalam laga Persib Bandung vs Persis Solo yang digelar di Stadion Bandung Lautan Api dan data tersebut telah berhasil dimenangkan oleh Persib Bandung dengan skor akhir 3-2.
Dalam laga pertandingan tersebut terdapat beberapa fasilitas Stadion GBLA yang mengalami kerusakan yang salah satunya terjadi di gerbang stadion yang dirusak oleh suporter yang ingin memaksakan masuk tanpa tiket.
Persib Bandung, Klub Liga 1
- Liga Indonesia Baru
Lalu rumput Stadion juga dan di beberapa area dicongkel oleh suporter, tiang gawang yang patah serta jaringan raib di gondol. “Sangat menyayangkan ya, ini lapangan kan mau dipakai untuk Piala Presiden. Dan yang kata ngurus lapangan, bisa satu bulan beres dengan sistem tambal sulam,” ujar Umuh di Stadion GBLA.
Bahkan manajer Persib Bandung tersebut telah mengaku sangat heran dengan tingkah suporter yang sengaja mengambil rumput lapangan.
“Katanya buat kenangan karena juara back to back. Tapi kan rumputnya mati, buat apa. Tapi, mereka menyesal katanya telah melakukan hal tersebut,” tutur Umuh.
Bukan hanya itu saja akan tetapi Umuh juga sangat menyayangkan adanya flare yang dinyalakan di dalam stadion sehingga Persib Bandung saat ini kembali mendapatkan sanksi atas tindakan tersebut.
“Ya, kalau taksiran Rp400-an (juta) kurang lebih, kalo sekalian dengan yang lain bisa Rp1 miliar,” beber Umuh.
Dengan begitu dia sangat mengharapkan bahwa kejadian ini tidak akan terjadi lagi dalam pertandingan yang akan datang sehingga Persib Bandung dapat menjalani laga dengan aman serta nyaman.
“Jangan sampai terjadi lagi, jadikan ini efek jera dari yang berwajib, shock terapilah, mudah-mudahan tidak dihukum,” ucap Umuh.
“Jangan ada orang bilang hukum saja, itu tidak boleh begitu, harusnya lebih bijaksana, ini pun tidak ada korban. Bobotoh sudah pada sadar, tidak usah bawa-bawa bobotoh, tidak bikin-bikin konten-konten,” lanjutnya.