Persib Bandung, Bojan Hodak Ungkap Rahasia Sukses Melatih di Indonesia, Malaysia Kalah Jauh
VIVAJabar – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak membongkar perbedaan melatih di Indonesia dan Malaysia. Pengalaman pelatih sepak bola Kroasia ini sangat menarik untuk disimak.
Liga Indonesia ternyata lebih menantang dibanding kompetisi di negeri jiran. Hodak memberikan alasan mengapa sepak bola Indonesia lebih kompetitif.
Kompetisi yang Lebih Ketat
Liga Indonesia dinilai Hodak lebih kompetitif karena tidak ada klub yang benar-benar dominan. Tim papan bawah bisa mengalahkan klub papan atas dengan mudah.
Berbeda dengan Malaysia yang hanya dikuasai satu tim, JDT. Klub tajir milik Tunku Ismail itu jadi langganan juara Liga Super Malaysia selama satu dekade.
Tantangan Geografis yang Unik
Faktor perjalanan menjadi tantangan terbesar saat melatih di Indonesia. Wilayah Indonesia yang sangat luas memaksa tim bepergian 2 hari sebelum pertandingan.
Jumlah Tim yang Berbeda
Liga Indonesia memiliki 18 klub peserta, sedangkan Malaysia hanya 13 tim. Ini membuat kompetisi di Indonesia berjalan lebih panjang dan melelahkan.
Perbedaan jumlah peserta ini juga berpengaruh pada intensitas pertandingan. Setiap tim harus bermain lebih banyak laga dalam satu musim.
Prestasi Membanggakan
Persib Bandung
- id.pinterest.id
Dalam dua musim di Indonesia, Hodak mencatatkan rekor mengesankan bersama Persib. Dari 66 pertandingan, dia meraih 33 kemenangan, 24 hasil imbang, dan hanya 6 kekalahan.
Timnya berhasil mencetak 124 gol dan kebobolan 62 kali. Total poin yang dikumpulkan mencapai 132 poin dengan dua gelar juara Liga 1.*