Resmi! Inilah 8 Pemain Asing Persib Bandung, Dominasi Amerika Latin
- YouTube
VIVA Jabar – Musim baru, wajah baru. Itulah tajuk besar yang bisa menggambarkan langkah tegas Persib Bandung dalam menyambut kompetisi Liga 1 2025/2026. Satu keputusan besar telah diambil yaitu seluruh pemain asing musim lalu dilepas, dan Pangeran Biru kini hadir dengan delapan nama baru dari berbagai belahan dunia.
Keputusan ini tentu mengundang tanda tanya. Pasalnya, beberapa nama seperti Tyronne del Pino yang merupakan top skorer musim lalu dengan 18 gol dan duet tangguh Gustavo Franca–Nick Kuipers yang dikenal kokoh di lini belakang, sejatinya tampil mengesankan. Namun Bojan Hodak dan manajemen Persib punya rencana lain yaitu menyegarkan para pemain asing, dan membangun ulang tim dari pondasi yang baru.
Pemain Asing yang Dilepas:
- Ciro Alves (Brasil)
- Gustavo Franca (Brasil)
- Gervane Kastaneer (Curacao)
- Tyronne del Pino (Spanyol)
- Kevin Ray Mendoza (Filipina)
- Mateo Kocijan (Kroasia)
- Nick Kuipers (Belanda)
- David da Silva (Brasil)
Langkah ini bukan tanpa risiko. Tapi Persib tak menunggu lama. Secara bertahap, satu per satu pemain asing anyar dikenalkan. Dimulai dari sektor penjaga gawang hingga penyerang, klub bergerak cepat dan terencana.
Dan kini, kepingan terakhir pun resmi diumumkan, ia adalah Patricio Martin Matricardi, bek tengah asal Argentina, melengkapi total delapan pemain asing Persib untuk musim 2025/2026.
Inilah Daftar Lengkap Pemain Asing PERSIB 2025/2026:
- Adam Przybek – Penjaga Gawang | Inggris
- Julio Cesar – Bek Tengah | Brasil
- Patricio Matricardi – Bek Tengah | Argentina
- William Marcilio – Gelandang Serang | Brasil
- Luciano Guaycochea – Gelandang Serang | Argentina
- Berguinho – Gelandang Serang | Brasil
- Ramon Tanque – Striker | Brasil
- Uilliam Barros – Striker | Brasil
Komposisi ini menunjukkan dua hal, yaitu kepercayaan terhadap gaya permainan Amerika Latin, dan kebutuhan akan keseimbangan antara teknik, kreativitas, dan kekuatan fisik. Dua pemain asal Argentina dan lima dari Brasil serta satu dari Inggris menjadi fondasi strategi Bojan Hodak yang ingin membentuk tim lebih dinamis, kompetitif, dan haus gelar.
Dengan skuad baru ini, tantangan besar juga menanti yakni membangun chemistry, menyatu dengan kultur sepak bola Indonesia, dan tentu saja membayar ekspektasi tinggi dari Bobotoh yang selalu menginginkan lebih.