Persib Bandung Hati-hati Tanggapi Regulasi 11 Pemain Asing Liga 1 Musim Depan

Deputy CEO Persib Bandung, Adhitia Putra Herawan
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Jabar – Regulasi baru Liga 1 musim 2025/2026 yang mengizinkan klub mendaftarkan hingga 11 pemain asing, dengan sembilan di antaranya bisa masuk Daftar Susunan Pemain (DSP), mendapat tanggapan hati-hati dari Persib Bandung

img_title Jadwal Padat Bukan Masalah, Persib Bandung Janjikan Skuad Prima Lawan Lion City Sailors

Maung Bandung menyatakan akan melakukan kajian mendalam sebelum memutuskan untuk memanfaatkan sepenuhnya kuota pemain asing yang melonjak drastis ini.

Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, menjelaskan bahwa manajemen kini tengah berdiskusi intensif dengan tim pelatih. Fokus utama adalah mengevaluasi sejauh mana kebutuhan teknis tim terhadap penambahan amunisi impor tersebut.

img_title Patricio Matricardi Ungkap Fakta Mengejutkan, Persib Bandung Kini Lebih Solid dari Sebelumnya

"Kami masih terus berdiskusi dan mengevaluasi bersama tim pelatih, sejauh mana kebutuhan tim terhadap opsi penambahan tiga pemain asing sesuai dengan regulasi baru ini. Saat ini, Persib sudah mendatangkan delapan pemain asing baru, dan setiap keputusan lanjutan akan didasarkan pada kebutuhan riil tim, bukan sekadar memenuhi kuota,” tegas Adhitia.

Meski punya kesempatan menambah pemain asing, Persib tidak akan gegabah. Adhitia menekankan pentingnya kualitas dan kontribusi nyata dari setiap pemain impor.

img_title Federico Barba Optimis, Persib Bandung Akan Tumbangkan Raksasa Singapura

Baginya, penambahan pemain asing haruslah mampu meningkatkan daya saing internal tim, bukan sekadar memenuhi angka.

"Kehadiran pemain asing yang berkualitas tentu akan meningkatkan daya saing internal dan memperkaya pengalaman skuad. Namun, Persib tetap berkomitmen menjaga keseimbangan dengan jalur pembinaan pemain lokal yang selama ini menjadi kekuatan dan identitas klub," ujarnya.

Dengan jadwal persiapan yang masih panjang, termasuk rencana pemusatan latihan di Thailand pada 17 Juli 2025, Persib akan terus mematangkan strateginya. 

Setiap langkah rekrutmen akan disesuaikan dengan visi jangka panjang klub, memastikan bahwa setiap keputusan membawa tim ke arah yang lebih baik tanpa mengorbankan filosofi pembinaan pemain lokal.

Bagaimana Persib akan menyeimbangkan ambisi prestasi dengan komitmen pembinaan di tengah regulasi baru yang revolusioner ini? Kita tunggu saja keputusan akhir dari Pangeran Biru. *