Piala Presiden 2025, Persib Bandung Diprediksi Gagal Lolos Final?

Preview Piala Presiden 2025
Sumber :
  • Persib Official

VIVAJabar – Persib Bandung resmi kandas di Piala Presiden 2025 setelah bermain imbang 1-1 dengan Dewa United. Maung Bandung yang dilatih Boyan Hodak harus puas dengan hasil yang mengecewakan para bobotoh.

img_title Jadwal Padat Bukan Masalah, Persib Bandung Janjikan Skuad Prima Lawan Lion City Sailors

Persib Bandung vs Dewa United

Photo :
  • Persib Official

img_title Patricio Matricardi Ungkap Fakta Mengejutkan, Persib Bandung Kini Lebih Solid dari Sebelumnya

Penampilan Persib di turnamen ini memang jauh dari ekspektasi. Tim asal Bandung ini terlihat belum siap menghadapi kompetisi yang sebenarnya hanya sebagai ajang persiapan.

Boyan Hodak mengakui bahwa timnya butuh evaluasi menyeluruh. Pelatih asal Kroasia ini menekankan pentingnya latihan tambahan sebelum liga dimulai.

img_title Federico Barba Optimis, Persib Bandung Akan Tumbangkan Raksasa Singapura

Lini depan Persib menjadi sorotan utama dalam analisis kali ini. Uilliam Barros yang diharapkan menjadi andalan justru tampil dengan banyak membuang peluang.

Masalah Utama yang Harus Diperbaiki:

Pertama, lini serang yang tumpul. Persib hanya mencetak satu gol dalam dua pertandingan Piala Presiden. Ini jelas menunjukkan ada masalah serius di bagian finishing.

Kedua, strategi pelatih belum berjalan. Boyan Hodak mengakui bahwa rencana permainan counter attack dan penguasaan bola sama-sama gagal. Kedua strategi andalan ini tidak efektif sama sekali.

Ketiga, pemain asing tambahan diperlukan. Persib wajib menambah amunisi di lini depan dengan mendatangkan striker asing berkualitas. Kondisi saat ini jelas tidak cukup untuk bersaing di liga.

Keempat, komposisi starting eleven harus diubah. Berguinho dinilai lebih efektif dibanding William Marcilio dan Luciano Guaycochea Pemain Brasil ini memberikan dampak positif setiap kali tampil.

Meski mengalami kegagalan, Persib masih punya waktu untuk berbenah. Liga Indonesia yang akan segera dimulai menjadi ujian sesungguhnya bagi Maung Bandung.*