Persib Bandung Istirahatkan Pemain Usai Uji Coba, Targetkan Ini di Liga dan Play Off Asia
- Tangkap Layar Akun Instagram @persib
VIVAJabar – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengistirahatkan seluruh pemain selama dua hari usai laga persahabatan melawan Western Sydney Wanderers sebagai bagian dari strategi penyegaran dan pemulihan kondisi fisik.
Libur tersebut diberikan menjelang kembali ke sesi latihan pada Selasa (5 Agustus), sebagai persiapan menghadapi Super League dan play-off AFC Champions League Two.
Menurut Hodak, beban persiapan pramusim yang intens, meliputi partisipasi di Piala Presiden dan pemusatan latihan di Thailand, membutuhkan jeda untuk menjaga kualitas kondisi pemain.
Dia optimis bahwa istirahat singkat ini akan membuat tim tampil lebih segar dan siap menyambut kompetisi resmi.
Meski menghadapi Western Sydney belum dirinci hasil skornya dalam laporan ANTARA, sumber lain mencatat Persib keluar sebagai pemenang tipis 1‑0 melalui gol Wiliam Marcilio.
Meski demikian, tujuan utama tim adalah evaluasi performa menghadapi lawan dengan level permainan lebih tinggi.
Bojan menilai uji coba ini menjadi pelajaran berharga. Timnya sempat berada dalam tekanan lawan di 30 menit awal, namun mampu bangkit dan memetik hasil positif sebagai modal menghadapi kompetisi internal maupun regional ke depan.
Langkah penyegaran ini diharapkan menjaga ritme latihan tetap agresif sekaligus menjaga kondisi mental pemain agar siap menghadapi tantangan kompetitif secara bergantian.
Bojan juga menyatakan bahwa evaluasi teknis dari laga uji coba akan menjadi pijakan perbaikan jelang kompetisi sesungguhnya.
Setelah menyelesaikan periode libur dan latihan ulang, Persib akan langsung menghadapi Semen Padang pada laga pembuka BRI Super League musim 2025/2026 — dijadwalkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 9 Agustus pukul 15.30 WIB.
Selanjutnya, tim bersiap menghadapi babak play-off AFC Champions League II melawan Manila Digger pada 13 Agustus 2025.
Secara menyeluruh, langkah ini mencerminkan pendekatan manajemen tim yang menitikberatkan pada pemulihan fisik dan evaluasi teknis sebelum memasuki fase kompetisi resmi.
Konsistensi latihan dan penyegaran strategis yang dijalankan dipercaya akan menjadi modal Persib untuk menghadapi tantangan di musim baru.