Persib Bandung Ungkap Resep Juara Dua Musim
VIVAJabar – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyatakan bahwa fondasi kemenangan klub bertumpu pada atmosfer tim dan fasilitas pendukung yang solid—mulai dari pemain, pelatih, staf medis, hingga manajemen.
Menurut Hodak, stabilitas performa adalah faktor penentu. Meskipun menghadapi tantangan seperti cedera, sanksi, dan jadwal padat, konsistensi skuad tetap terjaga.
Hodak mengawali kariernya di Bandung saat Persib dalam bahaya degradasi. Namun, ia mampu membawa tim melesat hingga merengkuh gelar, termasuk dua kali juara beruntun—prestasi luar biasa.
Dalam pendekatan personalnya, Hodak juga dikenal menerapkan metode 'pukulan kasih sayang'—teguran tegas sekaligus penuh perhatian—sebagai bagian dari strategi kepemimpinan emosional dan profesional.
Perannya bukan sekadar teknis di lapangan, tetapi juga menciptakan kenyamanan emosional bagi pemain—sebuah unsur yang sering kali jadi pembeda di level kompetisi tinggi.
Di bawah komandonya, Persib memetik gelar juara Liga 1 musim 2023–24 dan 2024–25 secara beruntun—sebuah pencapaian langka yang terakhir kali tercatat pada era 1990-an.
Menurut Legenda Timnas Indriyanto Nugroho, kesuksesan Bojan terletak dari kemampuannya menciptakan lingkungan yang nyaman dan strategi yang tak mudah ditebak lawan.