Gak Nyangka, Mantan Pemain Persib Bandung Sebut Ini Jadi Sebab Takluk dari Persijap
- Istimewa
VIVAJabar - Salah satu mantan pemain Persib Bandung, Sujana memberikan penilaian terkait tim yang pernah dibelanya kalah dari Persijap.
Persib Bandung harus mengakui keunggulan Persijap yang bisa memperoleh skor 2-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (18/8/2025).
Menurut mantan pemain Persib, Sujana, hal tersebut lantaran pressing ketat yang diterapkan Persijap berjalan dengan baik
"Persijap mampu melakukan pressing ketat dari awal laga hingga akhir akhir babak kedua, sekitar menit 70," ujar Sujana.
Sujana mengatakan, motivasi tinggi para pemain Persijap tak membiarkan pemain Persib Bandung lama menguasai bola.
"Saat pemain Persib mendapat bola, langsung ada satu dua pemain Persijap yang menutup, sehingga menyulitkan para pemain Persib mengembangkan permainannya," kata Sujana
Strategi pressing yang dijalankan Persijap, kata Sujana, berjalan dengan baik, dan sebaliknya skema permainan Persib tak berjalan.
"Sehingga meski Persijap tak diperkuat pemain bintang, tapi dengan semangat dan motivasi tinggi melakukan pressing dengan konsisten, akhirnya bisa memenangkan laga," ujar dia.
Sujana mengatakan, lini tengah Persib juga terlalu lama dalam mengalirkan bola, sehingga dengan pressing yang diterapkan Persijap, bola kerap terputus sebelum dialirkan ke depan.
"Setelah ada pergantian pemain, di lini tengah Adam Alis masuk, dan Saddil Ramdani masuk, aliran bola ke depan sedikit berbeda," katanya.
Di akhir babak kedua, kata Sujana, Persib mampu menguasai jalannya pertandingan, terus menekan pertahanan Persijap hingga terjadi penalti dan Persib bisa menyamakan kedudukan
"Hal itu, lantaran di akhir babak kedua mungkin fisik pemain Persijap sudah mulai terkuras, dan memilih lebih bertahan untuk mengamankan poin," katanya.
Tapi sayang, kata Sujana, saat Persib Bandung fokus menyarang, justru kecolongan ketika ada serangan balik.
"Para pemain bertahan Persib lebih fokus kepada bola, dan terdapat dua pemain tanpa kawalan, sehingga saat bola dialihkan pemain Persijap lepas dan kembali kebobolan," katanya.
Tentu, kata Sujana, kekalahan akan menjadi bahan evaluasi, dan motivasi, bagi Persib ke depan.
"Memang saat menang juga ada evaluasi, tapi berbeda dengan evaluasi jika mendapat kekalahan," tuturnya.