Persib Bandung Catat Sejarah Baru, Dua Penalti Gagal Bikin Umuh Muchtar Syok

Marck Klok
Sumber :
  • Pinterest

VIVAJabar – Umuh Muchtar, tidak dapat menyembunyikan rasa kekecewaannya setelah Maung Bandung hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta pada pertandingan pekan ketiga Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada hari Minggu (24/8).

img_title Jadwal Padat Bukan Masalah, Persib Bandung Janjikan Skuad Prima Lawan Lion City Sailors

Menurutnya, hasil tersebut merupakan salah satu momen paling mengecewakan dalam sejarah tim Persib.

Umuh menegaskan bahwa Persib seharusnya mampu menang jika bisa memanfaatkan dua kesempatan penalti yang diperoleh di babak kedua.

img_title Patricio Matricardi Ungkap Fakta Mengejutkan, Persib Bandung Kini Lebih Solid dari Sebelumnya

Sayangnya, tendangan Uilliam Barros pada menit ke-70 dan Marc Klok di akhir pertandingan tidak berhasil menjadi gol. “Kita sudah sangat dekat dengan kemenangan. Bayangkan, ada dua penalti dan keduanya tidak berhasil. Ini adalah sejarah baru bagi Persib,” ungkap Umuh melalui akun TikTok resmi @bandungfootball.

Ia menambahkan, apa yang terjadi di Bantul bukan hanya soal faktor keberuntungan, tetapi juga berkaitan dengan mental dan ketenangan pada momen-momen penting.

img_title Federico Barba Optimis, Persib Bandung Akan Tumbangkan Raksasa Singapura

 

Umuh berpendapat bahwa para pemain harus mengambil pelajaran dari kegagalan ini untuk lebih fokus, terutama ketika menghadapi tekanan yang besar. “Sejak Persib berdiri, ini kali pertama kejadian seperti ini. Saya berharap ini menjadi pelajaran bagi semua,” katanya.

Walaupun merasa kecewa, Umuh tetap memberikan dukungan penuh kepada para pemain. Ia menyatakan bahwa manajemen akan terus mendorong tim agar segera bangkit dan kembali meraih kemenangan.

Saat ini, Persib berada di tengah klasemen, dan pertandingan-pertandingan yang akan datang diyakini akan menjadi kunci kebangkitan mereka di musim ini.

Laga melawan PSIM sendiri berlangsung sangat ketat. Persib sempat mengalami kekalahan lebih dulu sebelum David da Silva berhasil mencetak gol penyama kedudukan.

Sayangnya, dua kesempatan emas dari titik penalti tidak dapat dikonversi menjadi gol, sehingga para penggemar Bobotoh terpaksa merasakan kekecewaan yang mendalam.