Laga Persib Bandung Vs Borneo FC Terancam Diundur, Polda Jabar dan I-League Berkoordinasi
VIVAJabar – Laga seru antara Persib Bandung dan Borneo FC dalam kompetisi I-League 2025/26 berpotensi tertunda.
Pertandingan yang semula direncanakan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada akhir pekan ini, Sabtu (30/8/2025), kini berada dalam ketidakpastian setelah adanya surat resmi dari Polda Jawa Barat kepada penyelenggara liga.
Kapolda Jawa Barat dalam suratnya kepada I-League Indonesia meminta agar pertandingan Persib melawan Borneo FC ditunda.
Permintaan ini diberikan dengan alasan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Bandung setelah meningkatnya demonstrasi di sekitar DPRD Jabar beberapa hari terakhir.
Berdasarkan informasi yang diterima, Polda Jabar menganggap situasi keamanan di Bandung masih belum sepenuhnya kembali normal setelah terjadi kerusuhan dan pembakaran gedung DPRD Jabar.
Aparat kepolisian berpendapat bahwa menggelar pertandingan besar dengan banyak penonton bisa memicu masalah baru.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono, menyatakan bahwa mereka masih menunggu keputusan resmi dari I-League.
Menurutnya, Persib memahami kondisi keamanan dan siap mengikuti arahan dari pihak kepolisian serta pengelola liga.
"Kami menghormati keputusan dari aparat keamanan. Persib tentu ingin bertanding sesuai jadwal, tetapi keselamatan dan kenyamanan semua pihak adalah prioritas utama," ungkap Teddy.
Di sisi lain, manajemen Borneo FC juga memberikan respons. Mereka mengungkapkan kesiapan untuk menghormati keputusan Polda Jabar dan I-League, namun berharap supaya jadwal pertandingan bisa segera dipastikan.
"Kami telah mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan ini. Jika memang harus ditunda, kami harap tidak berlangsung lama agar ritme kompetisi tetap terjaga," jelas perwakilan Borneo FC.
Sampai saat ini, pihak I-League Indonesia belum mengeluarkan keputusan akhir. Mereka menegaskan akan terus berkoordinasi dengan Polda Jabar dan kedua tim untuk memastikan keputusan terbaik, baik soal penundaan maupun pengalihan tempat pertandingan.
Sementara itu, Bobotoh dan Pusamania diharapkan tetap bersabar dan menunggu pengumuman resmi dari pihak liga.
Polda Jabar menegaskan bahwa keselamatan suporter dan masyarakat setempat adalah hal yang paling utama dalam pengambilan keputusan terkait pertandingan Persib melawan Borneo FC.