Bukan Karena Tidak Dibutuhkan, Ini Fakta di Balik Persib Bandung Pinjamkan Pemain
VIVAJabar – Persib Bandung kembali menarik perhatian setelah memilih untuk meminjamkan sejumlah pesepakbola di musim 2025/2026.
Kebijakan ini menimbulkan berbagai pertanyaan dari para bobotoh, terutama karena persaingan di Liga 1 tahun ini sangat ketat dan tim Maung Bandung sedang mengejar target ambisius.
Wakil CEO Persib, Adhitia Putra Herawan, akhirnya menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa peminjaman bukan hanya karena kurangnya kebutuhan akan pemain, tetapi bertujuan untuk memberikan mereka kesempatan bermain yang cukup sehingga tetap dapat bersaing.
"Daripada hanya menjadi penghuni bangku cadangan, lebih baik mereka berkembang di tim lain," katanya.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, juga memandang langkah ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Pemain Persib Bandung
- Instagram@bandungfootball
Ia berpendapat bahwa pemain yang jarang tampil bisa kehilangan ritme permainan. Dengan peminjaman ke klub lain, diharapkan mereka tetap dalam kondisi baik dan siap kembali saat Persib membutuhkan.
Beberapa pemain yang dipinjamkan musim ini bukanlah nama sembarangan. Terdapat Dedi Kusnandar yang sudah dikenal sebagai gelandang berpengalaman, kemudian Henhen Herdiana dan Zalnando yang cukup setia berjuang untuk Persib.
Namun, ketiga pemain tersebut perlu mencari pengalaman tambahan agar dapat mempertahankan performa setelah mengalami cedera atau kalah bersaing dengan wajah baru di tim.
Kedatangan pemain baru seperti Andrew Jung dan Eliano Reijnders semakin memperketat persaingan di skuad Maung Bandung.
Kehadiran mereka secara otomatis menggeser beberapa pemain lama dari posisi inti, sehingga peminjaman dianggap sebagai solusi terbaik agar semua pemain tetap bisa digunakan.
Musim ini, ada tujuh pemain Persib yang secara resmi dipinjamkan ke berbagai klub di Liga 1 maupun Liga 2.
Mereka mencakup Ferdiansyah (Semen Padang), Muhammad Adzikry (Persijap Jepara), Ikhwan Tanamal (Persis Solo), Zalnando (Persita), Dedi Kusnandar (Bhayangkara FC), Henhen Herdiana (Persik Kediri), dan Dimas Drajad (Malut United).
Kebijakan ini dianggap menguntungkan semua pihak. Pemain bisa menjaga kebugaran serta meningkatkan permainan mereka di klub tujuan, sementara Persib tidak kehilangan mereka secara permanen.
Setelah masa peminjaman berakhir, mereka dapat kembali dengan kondisi yang lebih siap untuk menghadapi kompetisi.