FIFA Akhirnya Buka Suara Soal Gol Kontroversial Persib Bandung ke Gawang Persebaya

Momen kaki Fransisco Riviera diinjak pemain Persib
Sumber :
  • Istimewa

VIVAJabar – Laga bergengsi antara Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya pada pekan kelima Super League 2025-2026 masih terus menjadi sorotan publik.

img_title Debut Manis, Andrew Jung Terpesona Atmosfer GBLA dan Dukungan Bobotoh

Gol tunggal striker Persib, Uilliam Barros yang mengantarkan Maung Bandung menang 1-0 atas Bajul Ijo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (12/9/2025) sore WIB, memunculkan kontroversi.

Melansir dari tvOneNews, gol kemenangan Persib tercipta pada menit ke-53 melalui sepakan Uilliam Barros setelah menerima umpan matang dari kompatriotnya, Berguinho. Namun, sebelum gol itu terjadi, banyak pihak menyoroti dugaan pelanggaran sang striker terhadap gelandang Persebaya, Francisco Rivera.

img_title Tumbangkan Persebaya, Persib Bandung Langsung Meroket ke Papan Atas Super League

Dalam proses serangan, Barros terlihat seperti menginjak kaki Rivera yang tengah melakukan kombinasi satu-dua dengan Dime Dimov di lini pertahanan Persib. 

Rivera pun terjatuh, bola direbut pemain tuan rumah, dan serangan balik cepat dilanjutkan hingga berbuah gol. Meski begitu, wasit Candra tetap mengesahkan gol tersebut.

img_title Persib Bandung Tatap Kompetisi Asia, Beli Tiketnya Diskon 20 Persen

Wasit Candra

Photo :
  • Istimewa

Akun resmi Persebaya di Instagram, @officialpersebaya, menyinggung kejadian itu. “Berawal dari Uilliam Barros menginjak kaki Francisco Rivera di daerah pertahanan tuan rumah, Persib merebut bola dan melakukan serangan balik lalu mencetak gol pada menit ke-53. Persebaya berjuang untuk mengejar ketinggalan, namun tidak ada gol tercipta sampai akhir pertandingan,” tulisnya.

Dalam unggahan tersebut, manajemen Persebaya juga memberi semangat kepada para pemain. 

“Kekalahan yang menyakitkan, tapi kita harus menatap ke depan. Evaluasi kesalahan, berlatih lebih keras, untuk lebih baik lagi,” tambahnya.

Tayangan ulang memperlihatkan kontak kaki antara Barros dan Rivera cukup jelas. Publik pun mempertanyakan mengapa momen itu tidak dianggap pelanggaran, bahkan tak ditinjau oleh VAR. 

Padahal, berdasarkan regulasi FIFA yang tercantum dalam Laws of the Game IFAB, insiden itu masuk kriteria yang bisa ditinjau lewat VAR.

Ada empat prinsip penggunaan VAR, yakni: (a) gol/tidak gol, (b) penalti/tidak penalti, (c) kartu merah langsung, dan (d) kesalahan identitas. Pada kasus gol Barros, seharusnya momen tersebut minimal masuk kategori pertama karena terjadi sebelum terciptanya gol.

Lantas, apa alasan wasit tetap mengesahkan gol itu? Setidaknya ada tiga kemungkinan yang menjadi dasar. 

Halaman Selanjutnya
img_title