Shin Tae-yong Ungkap Rencana Baru: Siap Jadi Pelatih Kepala di Negara Mana?
- tvonenews.com
Jabar –Setelah beberapa tahun membawa Timnas Indonesia menuju berbagai pencapaian, Shin Tae-yong kini menghadapi situasi yang tak terduga.
Hanya beberapa hari sebelum kabar pemberhentiannya oleh PSSI mencuat, pelatih asal Korea Selatan ini secara terbuka membahas rencana masa depannya.
Dalam sebuah wawancara, Shin Tae-yong memberikan sinyal kuat bahwa dirinya siap melanjutkan karier sebagai pelatih kepala di negara lain. Namun, negara mana yang menjadi tujuannya?
Pada hari Senin, 6 Januari 2025, Shin Tae-yong mengumumkan pemecatannya, lima hari sebelum pengumuman yang dibuat oleh Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, bahwa dia akan mengakhiri kontraknya dengan PSSI lebih cepat dari yang seharusnya berlangsung hingga tahun 2027.
Shin Tae Yong
Selama empat tahun menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia, pelatih asal Korea itu telah menunjukkan banyak prestasi, mulai dari menjadi pelatih utama tim nasional Indonesia hingga menjadi pelatih kepala tim nasional
Timnas Indonesia keluar sebagai semifinalis Piala Asia U-23 2024, kemudian lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, lolos Piala Asia 2027, dan mencapai peringkat 127 FIFA.
Ditanya soal prestasinya selama menangani Timnas Indonesia tersebut, Shin Tae-yong secara pribadi mengaku puas.
“Dari pihak coach memang sangat merasa puas ya, karena memang sebelum coach datang FIFA ranking kita 174, tetapi sekarang 127,” kata Shin Tae-yong sebagai diterjemahkan oleh penerjemahnya dalam tayangan Youtube STARPRO Indonesia.
“Tetapi menurutnya tidak begitu penting untuk FIFA ranking, tetapi kami sudah bisa bersaing dengan baik di Asia bukan lagi di Asean.
Dan coach Shin berharap pastinya Timnas Indonesia bisa maju lebih jauh lebih baik daripada sekarang,” tambahnya.
Ditanya soal persiapan latihan jelang pertandingan terdekat pada bulan Maret mendatang, Shin menyebut tidak ada waktu untuk latihan dari jauh-jauh hari.
“Karena memang ditentukan dari FIFA bahwa hanya FIFA Matchday saja Timnas bisa kumpul,” ungkapnya.
Shin mengakui untuk menguatkan skuadnya latihan penting untuk dilakukan tetapi memang tidak ada waktu.
“Tapi saat kita training camp para pemain memang sangat-sangat bekerja keras jadi bisa menghasilkan prestasi yang sekarang ini,” katanya.