Ragnar Oratmangoen Ngaku Sulit Berkembang Gegara Sibuk di Timnas Indonesia

Ragnar Oratmangoen
Sumber :
  • VIVA/Riki Ilham Rafles

VIVAJabar – Memasuki tahun 2025, pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen membuat pengakuan mengejutkan kepada media Belgia. Pemain FC Dender itu mengaku sulit berkembang di klub lantaran disibukkan oleh Timnas Indonesia.

img_title Jelang Laga Perdana ACL Two, Beberapa Pemain Kunci Persib Bandung Absen Latihan

Pelatih FCV Dender, Vincent Euvrard memang sempat menyebut perkembangan Ragnar Oratmangoen mengalami hambatan sejak ia sibuk di laga internasional bersama Timnas Indonesia.

Perjalanan jauh dari Belgia ke Indonesia yang memakan waktu belasan jam menjadi salah satu faktor Ragnar kelelahan dan mengalami penurunan performa di klub.

img_title TC di Bulgaria Usai, Nova Arianto Beri Dua Catatan Penting untuk Timnas Indonesia U-17

"Jangan anggap ramah penerbangan dalam waktu lama," ujar Vincent dikutip dari GvA.

"Ragnar sering menghabiskan sepuluh jam di pesawat untuk pertandingan internasional semacam itu."

img_title 4 Pemain Timnas Indonesia Ngamuk Jadi Sasaran Foto AI Pose Dewasa

"Ia kemudian melakukan perjalanan yang melelahkan."

"Dan mungkin jet lag."

"Lalu terkadang kembali hanya sehari sebelum pertandingan," ujarnya.

Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen.

Photo :
  • Viva.co.id

Mengetahui ucapan sang pelatih, Ragnar tidak menampik kalau memang dirinya sulit berkembang di klub karena sibuk di Timnas Indonesia.

"Saya akui bahwa perkembangan saya di Dender agak melambat karena banyaknya pertandingan internasional," ujar Ragnar Oratmangoen.

"Namun, tidak ada lagi pertandingan internasional yang direncanakan untuk sepuluh pertandingan kompetisi yang tersisa," lanjutnya.

Lebih lanjut, Ragnar mengaku awalnya membela Timnas Indonesia sebagai sebuah kehormatan. Tapi lama-lama, ia mengatakan hal itu merugikan dirinya.

Sejauh ini, Ragnar Oratmangoen hanya tampil 10 kali di Liga Belgia dan enam diantaranya dimulai dari bangku cadangan.

"Mohon hati-hati, saya senang bisa membela negara saya (Indonesia), itu benar-benar suatu kehormatan."

"Awalnya, pertandingan internasional sebenarnya menguntungkan saya, karena saya butuh ritme kompetisi." katanya.

"Kemudian, itu menjadi kerugian dan membuat saya kehilangan waktu bermain di Dender," lanjutnya.

Kendati begitu, tekad untuk membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 masih kuat dalam diri Ragnar Oratmangoen.

Ragnar ingin tetap bekerja keras untuk melakoni Kualifikasi Piala Dunia 2026 agar skuat Garuda bisa manggung di gelaran sepakbola paling besar sedunia itu.

"Saya ingin sekali pergi ke Piala Dunia bersama Indonesia dan itu masih sangat mungkin."

"Jepang tidak tertandingi di puncak grup kami, tetapi posisi kedua juga memberi kami hak untuk lolos."

Halaman Selanjutnya
img_title