Menpora Dito: Pengambilan Sumpah Ole Romeny Bakal Bulan Ini
Jabar –Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, memastikan bahwa pengambilan sumpah Ole Romeny sebagai bagian dari proses naturalisasi akan dilakukan dalam waktu dekat.
Menpora mengungkapkan bahwa langkah ini menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk memperkuat skuad Timnas Indonesia.
Proses yang sudah mendekati tahap akhir ini diharapkan tuntas pada bulan ini, membuka peluang besar bagi Ole Romeny untuk segera bergabung dengan Tim Garuda.
Namun, dia belum menjelaskan tanggal pengambilan sumpah itu akan dilakukan.
Ole Romeny
- -
"Akan kita pastikan," ujar Dito saat ditanya tanggal pengambilan sumpah Ole Romeny.
Lebih lanjut, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo memberikan komentar tentang perkembangan proses naturalisasi Ole Romeny.
Dito menyatakan bahwa Ole akan diambil sumpah bulan ini.
"Bulan ini. Sementara baru Ole," kata Dito di Kementerian Hukum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2025).
Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia yang baru dilantik, sebelumnya menyatakan bahwa dia telah melakukan wawancara dengan sejumlah pemain diaspora, termasuk Jairo Riedewald.
Ia mengatakan bahwa mereka saat ini berjuang untuk mempercepat proses naturalisasi.
Pernyataan Kluivert juga direspons oleh Erick Thohir.
Ketum PSSI mengakui adanya upaya tersebut, tetapi dia tidak menyebutkan berapa banyak pemain diaspora yang sedang dihubungi.
"Saya rasa Coach Patrick tidak bicara jumlah kemarin, tapi yang disampaikan bahwa salah satu pemain ketika diumumkan Coach Patrick bergabung, salah satu pemain yang respons itu Jairo Riedewald," kata Erick dalam jumpa persnya di Kantor Kemenpora, Senin (13/1) kemarin.
"Tapi kembali kan proses. Kalau Ole sendiri kan memang sudah cek kesehatan, sudah ke kedutaan besar Belanda, tinggal mengambil sumpah. Jadi kalau Jairo masih proses," tuturnya.
Erick menjelaskan bahwa pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert akan melakukan pemantauan di Februari tentang kemungkinan adanya penambahan pemain naturalisasi lainnya.
"Seperti yang disampaikan Coach Patrick, bahwa pemain Indonesia adalah jantung daripada tim nasional. Makanya beliau di bulan Februari ini kembali memantau para pemain Tim Nasional," jelas Erick.
"Untuk pemain-pemain yang berkarier di luar negeri, beliau akan menghubungi lewat telepon saja karena mereka main di berbagai liga, ada di Inggris, Belanda, Belgia, Copenhagen, dan lain-lain, jadi tentu timnya akan memantau seksama sesuai target-target," tutupnya.