Punya Peluang Dipanggil Patrick Kluivert, Berikut Kandidat Pemain Naturalisasi yang Sebelumnya Diabaikan Shin Tae Yong

Ezra Walian
Sumber :
  • Pinterest

VIVAJabarTimnas Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Australia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga pada bulan Maret mendatang. 

Siap Hadapi Korea Selatan, Berikut Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U-17, Jangan Sampai Jagoanmu Terlewat

 

Ezra Walian

Photo :
  • Pinterest
Targetkan Piala Dunia 2025 Qatar, Jadwal Timnas Indonesia U-17 VS Korea Selatan U-17 Jangan Sampai Terlewat

 

Pertandingan yang akan digelar di Sydney Football Stadium ini menjadi momen krusial bagi skuad Garuda untuk meraih poin demi menjaga asa lolos ke ajang sepak bola paling bergengsi di dunia. 

Timnas Indonesia Masih Terseok-seok di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Bagaimana Peluang Lolosnya?

 

Saat ini, Indonesia berada di peringkat ketiga Grup C dengan enam poin, hanya terpaut satu angka dari Australia yang menempati posisi kedua—batas terakhir untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026.

 

Dilansir dari TVOnenews.com (18/02/2025), menjelang laga ini, Timnas Indonesia mendapatkan tambahan kekuatan dari pemain naturalisasi terbaru, Ole Romeny. 

 

Striker milik Oxford United itu resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 8 Februari 2025 dan berpeluang besar untuk tampil menghadapi Australia. Kehadirannya menjadi dorongan besar bagi lini depan Garuda, terutama setelah Ragnar Oratmangoen dipastikan absen akibat sanksi kartu.

 

Selain Ole Romeny, pelatih anyar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, juga memiliki opsi untuk memanggil beberapa pemain naturalisasi lain yang sebelumnya diabaikan oleh Shin Tae-yong. 

 

Sejumlah nama yang pernah menjadi bagian dari skuad Garuda namun jarang mendapatkan kesempatan belakangan ini bisa kembali dipertimbangkan untuk memperkuat tim.

 

1. Elkan Baggott: Pilar Pertahanan yang Terlupakan

Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Elkan Baggott. Bek berusia 22 tahun ini sempat menjadi andalan di lini pertahanan Timnas Indonesia, tetapi sejak Piala Asia 2023 pada Januari tahun lalu, ia nyaris tidak pernah mendapatkan panggilan dari Shin Tae-yong. 

 

Padahal, dengan postur menjulang dan pengalaman bermain di Inggris, Baggott bisa menjadi tambahan berharga bagi lini belakang Garuda yang membutuhkan pemain berpengalaman untuk menghadapi serangan cepat Australia.

 

2. Cyrus Margono: Alternatif di Posisi Kiper

Nama lain yang juga berpotensi dipanggil adalah Cyrus Margono. Kiper keturunan Indonesia-Amerika ini resmi menjadi WNI pada 2024, tetapi hingga kini belum pernah mendapatkan kesempatan debut bersama Timnas Indonesia. 

 

Salah satu alasan yang mungkin membuatnya diabaikan oleh Shin Tae-yong adalah minimnya menit bermain di level klub. Namun, situasi tersebut mulai berubah setelah ia bergabung dengan klub kasta tertinggi Liga Kosovo, KF Dukagjini, pada bursa transfer musim dingin lalu.

 

Sejak bergabung dengan klub barunya, Margono langsung menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang dan telah mencatatkan beberapa penyelamatan penting dalam dua pertandingan terakhirnya. 

 

Dengan usianya yang masih muda dan pengalaman bermain di Eropa, Margono bisa menjadi pelapis ideal bagi Maarten Paes di sektor penjaga gawang Timnas Indonesia.

 

3. Ezra Walian: Opsi Tambahan di Lini Depan

Di sektor serangan, Patrick Kluivert juga bisa mempertimbangkan nama Ezra Walian. Striker yang pernah membela Jong Ajax ini sempat menjadi tumpuan Timnas Indonesia kelompok umur di era kepelatihan Luis Milla. 

 

Bahkan, di awal kedatangan Shin Tae-yong, Ezra Walian sempat dipercaya sebagai salah satu pemain inti dan turut membantu Indonesia melaju ke final Piala AFF 2020.

 

Namun, setelah itu, ia mulai jarang mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia dan tidak masuk skuad pada beberapa turnamen terakhir. Di level klub, Ezra menunjukkan performa cukup baik bersama Persik Kediri musim ini, mencatatkan dua gol dan tiga assists dalam 19 pertandingan sebagai winger.

 

Dengan pengalamannya di sepak bola Eropa dan kontribusinya di Liga 1 Indonesia, Ezra bisa menjadi opsi tambahan di lini serang jika Patrick Kluivert mencari pemain berpengalaman untuk menghadapi Australia.

 

 

Dengan hadirnya Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, peluang bagi para pemain yang sebelumnya terpinggirkan untuk kembali masuk dalam skuad semakin terbuka. 

 

Gaya kepelatihan Kluivert yang memiliki pengalaman luas di level internasional bisa membawa perubahan dalam strategi dan pemilihan pemain.

 

Menghadapi Australia yang memiliki skuad kuat dan pengalaman lebih banyak di level internasional, Indonesia harus memanfaatkan setiap peluang untuk memperkuat tim. 

 

Memanggil kembali pemain-pemain yang sebelumnya diabaikan, seperti Elkan Baggott, Cyrus Margono, dan Ezra Walian, bisa menjadi strategi jitu untuk meningkatkan kedalaman skuad Garuda.

 

Dengan tambahan pemain berkualitas dan semangat baru di bawah asuhan Patrick Kluivert, Timnas Indonesia berharap bisa tampil kompetitif dan meraih hasil positif di Sydney demi menjaga harapan lolos ke Piala Dunia 2026 tetap hidup.