Jadi Pemain Andalan, Pemain Timnas U-17 Bocorkan Larangan dan Aturan yang Harus Dipatuhi Pemain
VIVAJabar –Skuad Garuda mudah berhasil amankan tiket Piala Dunia U-17 2025 didampingi oleh Arab Saudi, Uzbekistan, dan Qatar.
Indonesia tergabung di grup C Piala Asia U-17 2025 dengan 9 poin dari 7 gol yang diciptakan. Besutan Nova Arianto itu, berhasil membuat gawang lawan lengah hingga kebobolan.
Taktik yang digunakan Nova Arianto berhasil mengecoh lwan dan membuat lawan tidak bia membaca arah serangan karena sering kali berubah-ubah.
Evandra Florasta
- -
Nova Arianto benar-benar menerapkan latihan fisik, strategi, kecepatan, hingga cara formasi diserap langsung oleh coach Nova Arianto.
Salah satu anak asuh Nova Arianto, Evandra Florasta mengungkap aturan yang ditekankan oleh sang pelatih yang harus diikuti oleh para pemainnya. Jika melanggar mereka akan mendapatkan sanksi yang berat.
"Aturan larangan medsos bukan baru, dari AFF itu setiap mulai TC tidak boleh aktif medsos buat story dan status sampai turnamen selesai," ucap Evandra Florasta.
"Kalau dari hukuman itu dari coach Nova, denda Rp 500 ribu. Bisa-bisa dikeluarin juga langsung dikeluarin," tambahnya.
peraturan kedua ialah anak asuh Nova Arianto tidak boleh terlena dengan kemenangan. Mereka dituntut untuk tetap fokus meraih kemenangan karena sejatinya olahraga diingat saat mereka menang dan bukan saat bermain bagus.
Indonesia telah unggul di pertndingan pertama melawan Korea Selatan dengan 1-0, Yaman dengan skor 4-1, dan Afghanistan dengan skor 2-0. Berkat dari peraturan Nova Arianto untuk tetap fokus, indonesia berhasil di puncak klasemen Grup C.
Selain larangan euphoria terhadap kemenangan, skuad Garuda mua tidak boleh meremehkan lawan ama sekali. Mereka dituntut untuk saling menghormati dan wasapada kepada lawan demi menjaga kefokusan.