Lika-liku Perjalanan Karier Stefano Cugurra Bersama Bali United, Sabet 2 Penghargaan Pelatih Terbaik

Stefano Cugurra
Sumber :

Jabar –Petualangan Stefano Cugurra bersama Bali United FC resmi berakhir pada musim ini di BRI Liga 1 2024/25. Tak hanya saat bersama Serdadu Tridatu, perjalanan pelatih yang akrab disapa Teco itu penuh kesuksesan selama mengarungi Liga Indonesia.

img_title Pernyataan Thom Haye Bikin Bobotoh Tenang, Persib Bandung Dijamin Gacor di Asia

Pelatih berdarah Brasil itu resmi mengumumkan perpisahannya dengan Bali United setelah laga pekan ke-29 kontra Persib Bandung pada Jumat (18/4/2025) yang berakhir dengan kekalahan 1-2 untuk Serdadu Tridatu. 

Laga pekan ke-34 kontra Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, 24 Mei mendatang akan menjadi laga perpisahan Teco bersama Bali United di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.

img_title Akademi Persib U16 Juara, Pelatih Bersyukur

"Saya mau beritahu kepada suporter Bali United bahwa saya punya tanggung jawab sejak pertama kali datang untuk Bali United tahun 2019 lalu. Sebagai pelatih, saya bertanggung jawab sewaktu menang, seri atau kalah hingga malam ini melawan Persib. Sebelumnya, saya sudah bicara dengan manajemen bila tugas saya sudah selesai di tahun ini, dan sisa lima pertandingan ingin berikan yang terbaik untuk Bali United dan manajemen bisa persiapan mencari pelatih baru untuk musim depan," ungkap Cugurra seusai laga kontra Persib.

Total 188 pertandingan sudah dilewati Teco bersama dengan Serdadu Tridatu sejak 2019 silam dengan hasil 97 kemenangan, 41 imbang, dan 50 kekalahan. Dua gelar juara Liga 1 secara berturut-turut pada musim 2019 dan 2021/2022 juga disumbangkan pelatih berusia 50 tahun itu.

img_title Bojan Hodak Ungkap Mental Pemain Menjelang ACL Two

Sebelumnya, Teco juga sudah mencuri perhatian terlebih dahulu saat menukangi Persija Jakarta pada 2017 hingga 2018 dengan menyumbangkan satu gelar juara liga dan satu gelar Piala Presiden. Keberhasilan itu membuat Persija memutus puasa gelar liga yang sudah berlangsung selama 17 tahun sejak 2001 silam.

Keberhasilan Teco menjuarai Liga 1 pada musim 2018, 2019, dan 2021/22 itu membuatnya menjadi satu-satunya pelatih yang berhasil menjadi juara liga dalam tiga musim berturut-turut. Dia juga tercatat sebagai pelatih asing pertama yang sukses merengkuh gelar juara Liga 1 di dua klub berbeda secara berturut-turut.

Kesuksesan Teco dalam merebut gelar juara Liga 1 secara beruntun itu juga membuatnya mendapatkan penghargaan sebagai pelatih terbaik di Liga 1 pada musim 2018 dan 2019. 

Halaman Selanjutnya
img_title