Lima Pemain Naturalisasi yang Berpotensi Memperkuat Timnas Indonesia dalam Laga Melawan China
- Istimewa
Jabar –Lima Pemain Naturalisasi yang Berpotensi Memperkuat Timnas Indonesia dalam Laga Melawan China
Menjelang laga kualifikasi piala dunia 2026 antara Timnas Indonesia dan Timnas China yang dijadwalkan pada Juni 2025, PSSI tengah mempertimbangkan penambahan pemain naturalisasi untuk memperkuat skuad Garuda.
Meskipun Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa tidak ada rencana untuk menambah pemain keturunan pada Juni 2025, federasi diyakini tetap aktif mencari peluang untuk memperkuat tim.
Berikut adalah lima pemain naturalisasi yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia:
1. Pascal Struijk
Bek tengah berusia 25 tahun yang saat ini bermain untuk Leeds United di Divisi Championship Liga Inggris.
Meskipun belum ada pernyataan resmi dari Struijk mengenai ketertarikannya membela Timnas Indonesia, persaingan ketat di lini belakang Timnas Belanda bisa menjadi faktor yang memotivasi Struijk untuk mempertimbangkan tawaran tersebut.
2. Miliano Jonathans
Gelandang berusia 23 tahun yang membela FC Utrecht di Eredivisie Belanda. Jonathans telah lama menjadi incaran PSSI, dan baru-baru ini ayahnya mengunjungi Indonesia untuk bertemu dengan perwakilan PSSI, menandakan keseriusan dalam proses naturalisasi pemain ini.
3. Tristan Gooijer
Bek muda berusia 20 tahun yang saat ini bermain untuk Ajax Amsterdam. Gooijer telah menunjukkan ketertarikan terhadap perkembangan Timnas Indonesia dan menyatakan minatnya untuk bergabung dengan skuad Garuda, meskipun fokus utamanya saat ini adalah mendapatkan tempat di tim utama Ajax.
4. Dean Zandbergen
Penyerang berusia 23 tahun yang membela VVV-Venlo di Divisi Dua Liga Belanda. Zandbergen telah berkomunikasi dengan perwakilan PSSI di Belanda, menunjukkan minatnya untuk dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia.
5. Kayne van Oevelen
Kiper berusia 21 tahun yang bermain untuk FC Volendam di Divisi Dua Liga Belanda. Van Oevelen memiliki darah keturunan Indonesia dari neneknya yang lahir pada masa Hindia Belanda. Pemain ini juga masuk dalam radar klub-klub besar Belanda seperti PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam.
Dengan waktu yang masih tersisa sebelum laga melawan China, PSSI memiliki kesempatan untuk menyelesaikan proses naturalisasi pemain-pemain ini guna memperkuat Timnas Indonesia.