Venezia Kalah dari AC Milan, Tijjani Reijnders Jewer Telinga Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes
- Tangkapan Layar
VIVA Jabar – Venezia harus mengakui keunggulan tamunya AC Milan dalam pertandingan lanjutan Serie A Liga Italia 2024/2025 di Stadion Pier Luigi Penzo pada Minggu (27/4/2025).
AC Milan unggul 0-2 leawat gol yang dicetak oleh Christian Pulisic pada menit ke-5 dan Santiago Gimenez pada menit ke-90+6.
Dalam laga tersebut, bek Timnas Indonesia Jay Idzes bermain penuh sebagai kapten Venezia. Meskipun tampil solid, ia tidak mampu menghindarkan timnya dari kekalahan. Kekalahan ini pun semakin menyulitkan posisi Venezia untuk menghindari zona degradasi.
Namun ada kejadian yang menarik perhatian di pertandingan tersebut. Aksi itu terjadi di tengah pertandingan saat ada perdebatan dengan wasit.
Sorotan kamera menangkap interaksi yang tidak biasa antara dua pemain keturunan Indonesia, yakni Tijjani Reijnders dari AC Milan dan Jay Idzes, bek andalan Venezia.
Jay Idzes
- -
Hal itu terjadi di tengah tensi pertandingan yang cukup tinggi, terutama saat terjadi perdebatan dengan wasit terkait keputusan VAR yang menganulir gol Venezia.
Momen tersebut memperlihatkan pemain AC Milan, Tijjani Reijnders dengan santai menjewer telinga Jay Idzes yang saat itu tengah menyampaikan protes kepada wasit sebagai kapten tim.
Tentu saja, aksi spontan Reijnders ini menimbulkan pertanyaan dan senyum di kalangan penonton serta warganet yang menyaksikan jalannya pertandingan.
Mengapa seorang pemain lawan melakukan gestur seperti itu kepada kapten tim tuan rumah di tengah laga yang kompetitif?
Usut punya usut, kedekatan antara Tijjani Reijnders dan Jay Idzes ternyata memiliki latar belakang yang cukup menarik.
Mereka sama-sama tumbuh besar di Belanda, meskipun kini membela tim nasional yang berbeda. Tijjani Reijnders di Timnas Belanda, sedangkan Jay Idzes memilih Timnas Indonesia.
Diketahui, Tijjani Reijnders adalah kakak kandung dari Eliano Reijnders, yang merupakan rekan setim Jay Idzes di Tim Nasional Indonesia.
Ikatan keluarga dan persahabatan inilah yang diduga kuat menjadi alasan di balik aksi "jail" Tijjani kepada Jay di tengah lapangan.
Lantas, bagaimana reaksi Jay Idzes terhadap jeweran "sayang" dari kakak rekan setimnya tersebut?