Lamine Yamal Dipuji Simone Inzaghi, Merepotkan Inter Milan di Semifinal Liga Champions

Lamine Yamal
Sumber :

VIVA Jabar –Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, memberi pujian setinggi langit kepada penyerang Barcelona, Lamine Yamal, setelah timnya bermain imbang 3-3 pada leg pertama semifinal Liga Champions di Estadi Olimpic Lluis Companys, Kamis dini hari WIB,

img_title Rumor Transfer Memanas, Persib Bandung Incar Reno Piscopo Winger Australia Berlabel Eropa

Pada pertandingan itu, Yamal mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan Barca pada babak pertama. Selain golnya tersebut, Yamal juga memberi banyak kontribusi untuk merepotkan para pemain bertahan tim tamu.

“Lamine adalah jenis talenta yang hanya muncul setiap 50 tahun, dan melihatnya dari dekat benar-benar membuat saya kagum. Saya sangat antusias dengan apa yang telah dilakukan oleh para pemain saya. Mereka bekerja keras untuk menghadapinya, dengan penjagaan ganda bahkan tiga lapis,” kata Inzaghi dikutip dari laman resmi UEFA.

img_title Timnas Indonesia Heboh Patrick Kluivert Panen Keuntungan Besar Jelang Ronde 4

Pertandingan antara Barca menjamu Inter menjadi salah satu laga semifinal yang sangat menarik. Inter sempat unggul dua gol, sebelum Barca menyamakan kedudukan menjadi 2-2 untuk menutup babak pertama. Pada babak kedua, Inter sempat merestorasi keunggulan mereka, namun Barca kembali mampu menyamakan kedudukan.

“Kami menyaksikan pertandingan yang luar biasa dan kami tahu bahwa semifinal itu selalu sulit. Kami bahkan bisa saja menang. Saya sangat menyukai dampak dari para pemain pengganti malam ini. Para suporter kami tahu bahwa kami telah memberikan segalanya di masa-masa sulit, dan kami tahu bahwa Selasa nanti akan seperti ‘final’.”

img_title Debut Gemilang Kiper Timnas Indonesia Emil Audero di Klub Baru Liga Itala Jadi Sorotan

Inter memimpin terlebih dahulu melalui gol-gol Marcus Thuram (1’) dan Denzel Dumfries (21’), sebelum Barca menyamakan kedudukan berkat gol-gol Yamal (24’) dan Ferran Torres (38’).

Inter merestorasi keunggulannya pada babak kedua melalui gol kedua Dumfries (63’), sebelum Barca kembali menyamakan kedudukan melalui sepakan keras Raphinha yang membentur mistar gawang dan terkena badan Sommer (65’) untuk kemudian masuk ke dalam gawang Inter. Gol ketiga Barca dinilai sebagai gol bunuh diri Sommer.

“Pada babak pertama kami melakukan sedikit perubahan. Kami harus menjaga Lamine Yamal dengan lebih baik—anak itu benar-benar membuat saya terkesan malam ini. Sungguh. Jadi kami ingin bermain dan menekan lebih tinggi di lapangan. Para pemain saya tidak banyak punya waktu istirahat setelah laga melawan AS Roma, tapi mereka memberikan segalanya dan itu membuat saya bangga,” ucap pria Italia itu.

Halaman Selanjutnya
img_title