Julian Oerip Menjadi Incaran Serius PSSI, Talenta Muda Keturunan Indonesia-Belanda
VIVAJabar – Salah satu nama yang kini berada dalam radar timnas Indonesia adalah Julian Oerip, gelandang serang keturunan Indonesia-Belanda yang bermain untuk AZ Alkmaar U-21 di Liga 2 Belanda.
Penampilan Julian Oerip bersama AZ Alkmaar U-21 musim ini cukup mengesankan. Ia telah menyumbangkan dua gol dan dua assist dalam 15 pertandingan sepanjang musim 2024-2025.
Gaya bermainnya yang matang membuat ia dijuluki "The Next Tijjani Reijnders". Banyak pengamat melihat kemiripan pola permainannya dengan gelandang AC Milan tersebut.
PSSI semakin serius mendekati pemain muda ini. Proses naturalisasi sudah mulai dijalankan untuk mempermudah langkah Oerip membela Merah Putih.
"PSSI telah melakukan pendekatan terhadap Oerip untuk membela timnas Indonesia," ungkap Haris Pardede, salah satu pengamat sepak bola tanah air.
Indikasi ketertarikan Oerip terhadap Timnas Indonesia terlihat dari aktivitasnya di media sosial. Ia aktif mengikuti akun Instagram timnas Indonesia dan sering berinteraksi dengan pemain keturunan lainnya seperti Ivar Jenner dan James Raven.
Faktor penting di balik potensi bergabungnya Oerip dengan timnas Indonesia adalah peran Alex Pastoor. Pelatih ini diyakini memiliki pengaruh besar dalam mendorong Julian membuka peluang membela Indonesia.
Oerip lahir di Alkmaar, Belanda, namun memiliki darah Indonesia dari Kota Surabaya. Gaya bermainnya sering dibandingkan dengan Thom Haye, yang membuat banyak pihak yakin ia bisa menjadi penerus Haye di lini tengah timnas.
Selain bakat di lapangan, Oerip juga menunjukkan kedewasaan dalam mengelola karirnya. Meski sukses di dunia sepak bola, ia tetap memprioritaskan pendidikan.
"Terkadang saya absen di pelatihan tambahan, misalnya, atau sekadar menonton sepak bola, sayang sekali memang. Semua harus direncanakan dengan baik," ungkap Oerip dalam wawancara beberapa tahun lalu.
Penampilannya yang solid bersama timnas Belanda U-19 dalam kualifikasi Euro U-19 2025 semakin menegaskan kualitasnya sebagai pemain berbakat. (*)