Timnas Indonesia Dapat Banyak Tawaran di FIFA Matchday September 2025, Salah Satunya Rusia

Timnas Indonesia
Sumber :

VIVA JabarTimnas Indonesia mendapat banyak tawaran FIFA Matchday pada September 2025 mendatang. Salah satunya tawaran dari Rusia

img_title TC di Bulgaria Usai, Nova Arianto Beri Dua Catatan Penting untuk Timnas Indonesia U-17

Namun, Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga mengatakan pertandingan melawan Rusia tersebut sepertinya sulit terwujud.

"Banyak negara-negara yang menawari kami. Ada Rusia, misalnya yang menawarkan kami. Sepertinya kami agak berat nih menerima tawaran dari Rusia," kata Arya Sinulingga dilansir Channel YouTubenya, Selasa (6/5/2025).

img_title 4 Pemain Timnas Indonesia Ngamuk Jadi Sasaran Foto AI Pose Dewasa

"Agak berat. Jadi, kecil kemungkinan Timnas Indonesia akan melawan Rusia karena ada pertimbangan-pertimbangan teknis dan sebagainya, gitu ya," tambahnya.

Kini, Timnas Indonesia saat ini masih berjuang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaran ketiga. Garuda dijadwalkan berhadapan dengan China, 5 Juni dan bertandang ke markas Jepang pada 10 Juni.

img_title Calvin Verdonk Jujur ke Media Prancis Bahas Ucapan Shin Tae-yong Soal Timnas Indonesia

Timnas Indonesia senior

Photo :
  • -

Jika memenangkan dua laga itu, Timnas Indonesia berpotensi untuk finis kedua klasemen Grup D dan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026. Namun jika gagal dan finis empat besar, tim asuhan Patrick Kluivert itu akan menjalani Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaran keempat.

Putaran keempat itu rencananya digelar Oktober 2025. Jadi laga FIFA Matchday September penting dimainkan sebagai persiapan Garuda.

"Ini memang menarik FIFA Matchday pada September 2025. Kenapa menarik? Karena kebetulan kami kosong pada September 2025," ucap Arya Sinulingga.

"Persiapan juga kalau Timnas Indonesia misalnya lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kami mempunyai waktu kosong pada September 2025," imbuhnya.

Kini, Timnas Indonesia berada di peringkat keempat klasemen Grup C dengan mengoleksi 9 poin. 

Jay Idzes dan kolega di bawah, Arab Saudi (10 poin), Australia (13 poin) dan Jepang (20) poin.