PSSI Stop Naturalisasi Pemain Jelang Timnas Indonesia Lawan China dan Jepang
- viva.co.id
VIVA Jabar – Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) memastikan tidak ada lagi proses naturalisasi pemain keturunan menjelang laga Timnas Indonesia melawan China dan Jepang di Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan Juni mendatang.
Hal itu disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Ia menjelaskan alasannya karena ingin menjaga stabilitas skuad yang sudah ada.
"Nggak ada, kita jaga tim yang ada," kata Erick Thohir dikutip VIVA Jabar, Sabtu (10/5/2025).
Erick berharap skuad yang sudah tampil pada kualifikasi sebelumnya, yaitu pada Maret, bisa semakin solid saat tampil pada Juni.
Untuk itu, para penggawa Garuda direncanakan mengikuti pemusatan latihan (TC) di Bali mulai 26 Mei 2025.
Vietnam vs Indonesia
- Istimewa
Dalam TC tersebut, lanjut Erick, kemungkinan tim Garuda tidak akan diperkuat beberapa pemain, di antaranya Kevin Diks, Dean James, Ragnar Oratamangoen, hingga Shayne Pattynama.
Kevon Diks bahkan sudah divonis absen hingga akhir musim setelah mengalami cedera serius pada bagian paha ketika membela FC Copenhagen pada pertengahan April.
"Kita ingin tim nasional berlatih lebih awal, supaya kami fokus, ya apalagi ada beberapa pemain yang cedera. Karena itu sejak awal penting sekali tim nasional diisi oleh jumlah pemain yang cukup 2x11," ujarnya.
Dengan jumlah pemain yang cukup diharapkan tidak ada kekurangan pemain, terutama bila ada pemain yang cedera atau pemain tidak bisa diturunkan untuk membela timnas karena jadwal turnamen bentrok.
"Jadi ya memang ketebalan tim menjadi penting, dan kita bisa lihat dengan sekarang 2x11 ya kalau ada cedera-cedera ini masih ada yang bisa mengisi," ucap Erick.
Saat ini, timnas Indonesia berada posisi keempat klasemen sementara Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan sembilan poin.
Peluang Jay Idzes dan kolega untuk lolos langsung sangat tipis, sementara peluang terbesar adalah lolos ke putaran keempat karena unggul tiga poin atas Bahrain dan China di posisi kelima dan keenam.