3 Fakta Menarik Usai Madura United Digilas Borneo FC di Pekan ke-32 BRI Liga 1

Madura United vs Borneo FC
Sumber :
  • Liga Indonesia Baru

VIVA JabarMadura United FC menelan kekalahan saat menjamu Borneo FC Samarinda pada pekan ke-32 BRI Liga 1 2024/25, Sabtu (10/5/2025) sore WIB di Stadion Gelora Bangkalan

img_title Tak Peduli Gelar Top Skor, Uilliam Barros Hanya Ingin Antar Persib Bandung Juara

Madura United tertinggal lebih dulu setelah Mariano Peralta mencetak gol menit 45+2. Namun, tuan rumah berbalik unggul lewat dua gol pada babak kedua.

Youssef Ezzejjari menyamakan kedudukan menit 51, disusul lesakan ciamik Taufik Hidayat lima menit berselang. Skor 2-1 membuat laga berjalan makin sengit dan full action.

img_title Bojan Hodak Puji Mental Tangguh Pemain Persib Bandung Jelang Laga Perdana ACL Two

Benar saja, bek Borneo FC, Ronaldo, mampu mencetak gol sekaligus menyamakan kedudukan pada menit 67.

Menit 81, Borneo FC harus bermain dengan 10 pemain setelah Alfarezzi Buffon menerima kartu merah. Meski demikian, mereka berhasil keluar sebagai pemenang setelah Stefano Lilipaly mencetak gol empat menit berselang.

img_title Andrew Patrick Jung Mengaku Senang Bobotoh Karena Ini

Berikut ini 3 Fakta Menarik di Laga Madura United vs Borneo FC 

1.Tak Ada Kamus Imbang

Saling mengalahkan. Tampaknya frasa tersebut paling tepat menggambarkan kedua kesebelasan.

Sejak kali terakhir bermain imbang pada Desember 2021, laga Madura United kontra Borneo FC di BRI Liga 1 tak pernah berujung remis. Borneo FC memenangi lima pertandingan, sementara Madura United memenangi empat lainnya.

2.Perpanjang Tren Manis

Kemenangan 3-2 atas Madura United juga memperpanjang tren manis Borneo FC Samarinda. Mereka tak pernah kalah pada enam laga terakhir.

Menariknya, Borneo FC juga memetik tiga kemenangan beruntun di kandang lawan, yakni melawan Madura United, PSIS Semarang, dan Dewa United FC.

3. Lini Depan Tajam

Sebanyak 13 gol dicetak Borneo FC dari enam laga terakhir, yang memperlihatkan ketajaman Pesut Etam.

Buat Madura United, kekalahan ini mempersempit peluang mereka untuk bertahan di BRI Liga 1. Dengan 33 poin, mereka masih terancam disalip PSS Sleman dan Semen Padang FC.