Persebaya Dipastikan Tanpa Paul Munster di 2 Laga Tersisa

paul munster
Sumber :

VIVA JabarPersebaya Surabaya dipastikan tak akan didampingi sang pelatih Paul Munster di sisa dua pertandingan Liga 1 2024/2025.

img_title Patricio Matricardi Ungkap Fakta Mengejutkan, Persib Bandung Kini Lebih Solid dari Sebelumnya

Hal itu menyusul setelah Paul Munster menerima kartu merah saataga Persebaya melawan Semen Padang pada Minggu, 11 Mei 2025.

Insiden yang berujung kartu merah untuk Paul Munster terjadi menjelang peluit akhir pertandingan melawan Semen Padang. Awalnya, asisten pelatih Semen Padang yakni FX Yanuar, terlihat menghalangi upaya bek Persebaya, Arif Catur, yang hendak melakukan lemparan ke dalam.

img_title Uilliam Barros Malah Punya Target Khusus Bersama Persib Bandung

Melihat tindakan tersebut, Paul Munster menunjukkan reaksi keras. Ia bergegas menuju area bangku pemain Semen Padang dan menunjuk FX Yanuar.

Sontak saja wasit asal Yordania, Adham Mohammad Tumah, bertindak tegas dengan mengeluarkan kartu merah untuk Paul Munster dan FX Yanuar.

img_title Kegagalan Beruntun, Gerald Vanenburg Dianggap Tak Pantas Lagi Latih Timnas Indonesia U-23

Persebaya Surabaya Vs Semen Padang

Photo :
  • Ist

Asisten pelatih Persebaya, Uston Nawawi, menyatakan bahwa Paul Munster absen pada pertandingan selanjutnya.

"Memang tidak bisa (Paul Munster). Ya, kita akan memperbaiki untuk pertandingan ke depan. Pasti setelah ini ada evaluasi tim," kata Uston Nawawi.

Absennya Munster tentu menjadi kerugian besar bagi Persebaya. Pasalnya, tim berjuluk Bajul Ijo ini masih berpeluang untuk mengamankan posisi runner-up klasemen sekaligus meraih tiket kompetisi Asia dengan menyalip Dewa United.

Melansir dari regulasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) 2024/2025 dijelaskan mengenai larangan bermain apabila terkena kartu merah langsung.

Di dalam peraturan Pasal 58 yang membahas regulasi kartu merah dijelaskan, apabila ofisial yang memperoleh kartu merah baik itu langsung atau tidak langsung. Maka orang tersebut tidak diperkenankan untuk mendampingi klub satu kali pertandingan berikutnya.

Lanjut keterangan Pasal 58, apabila terdapat indikasi bahwa tindakan indisipliner yang menghasilkan kartu merah tersebut dapat menghasilkan sanksi lebih berat berdasarkan Kode Disiplin PSSI, maka match commissioner wajib menyampaikan hal tersebut kepada Komite Disiplin PSSI. 

Selain bisa mendapat tambahan hukuman dari Komdis PSSI, ofisial yang mendapatkan kartu merah dikenakan denda sebesar Rp10 juta.