Perjalanan Karir Maarten Paes dari Striker Menjadi Kiper Handal Timnas Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes
Sumber :
  • tvonenews.com

VIVAJabarKiper Timnas Indonesia Maarten Paes mengakui perjalanan kariernya tidak biasa. Penjaga gawang naturalisasi ini ternyata memulai karir sepak bolanya sebagai penyerang.

img_title TC di Bulgaria Usai, Nova Arianto Beri Dua Catatan Penting untuk Timnas Indonesia U-17

Paes yang kini membela FC Dallas di Major League Soccer Amerika Serikat mengungkapkan fakta mengejutkan tentang masa lalunya. Ia bermain sebagai striker saat masih berada di akademi junior.

"Hingga usia 15 tahun, saya adalah seorang striker, tapi saya termasuk striker yang hanya menunggu bola," ungkap Paes.

Kiper kelahiran Belanda ini mengakui tidak menemukan hasrat ketika bermain di posisi penyerang. Hal tersebut mendorongnya untuk mencoba posisi baru di bawah mistar gawang.

Perjalanan Paes menjadi kiper profesional dimulai dari futsal. Ia perlahan menemukan bakat dan minatnya di posisi tersebut.

"Awalnya saya adalah kiper futsal. Lalu beralih ke kiper sepak bola lapangan dan saya semakin menemukan passion saya di situ," tuturnya.

Pemain berdarah Belanda ini baru memulai karier sebagai kiper pada usia 16 tahun. Dia kemudian menapaki jenjang profesional di usia 18 tahun.

Paes menyadari keterlambatannya dalam memulai karier profesional dibandingkan rekan-rekan sebayanya. Kondisi ini membuatnya harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.

"Intinya adalah kerja keras bisa mengalahkan bakat. Selalu kerja keras setiap hari, dan belajar dari pertandingan," tegasnya.

Dedikasi luar biasa ditunjukkan Paes dalam mendalami posisi barunya. Dia mengakui rela berlatih hingga lima kali sehari untuk meningkatkan kemampuannya sebagai penjaga gawang.

Sejak naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia pada 2024, Paes langsung menjadi idola baru bagi penggemar sepak bola tanah air. Penampilannya di bawah mistar gawang Timnas Indonesia selalu dinantikan.

Kini Paes fokus menjaga kondisi fisiknya. Menurutnya, usia yang semakin bertambah membuatnya harus lebih memperhatikan kebugaran tubuh.

"Semakin usia saya bertambah, maka saya harus semakin peduli dengan kondisi kebugaran saya," terangnya.(*)