Persaingan Ketat Lini Depan Timnas, Bisakah Dimas Drajad Singkirkan Romeny dan Struick?
- Screenshot berita VivaNews
VIVAJabar – Persaingan di lini depan Timnas Indonesia kian memanas jelang lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dimas Drajad, striker Persib Bandung yang baru pulih dari cedera panjang, menyatakan kesiapannya untuk kembali memperkuat skuad Garuda.
Dimas Drajad harus bersaing dengan deretan nama-nama besar yang saat ini menjadi pilihan utama pelatih Patrick Kluivert.
Sejumlah penyerang top seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick, Ramadhan Sananta, hingga Hokky Caraka siap menghadang langkahnya. Persaingan ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi mantan pemain Persikabo tersebut.
"Yang terpenting, saya fokus terlebih dahulu di Persib," tegas Dimas usai pertandingan kontra Persita. Pernyataan ini menunjukkan bahwa ia memahami betul situasi yang dihadapinya saat ini.
Dimas baru tampil di dua laga terakhir bersama Persib Bandung setelah absen panjang akibat cedera. Penampilannya yang terbaru terjadi saat Maung Bandung ditahan imbang Persita Tangerang dengan skor 2-2 di Stadion Indomilk Arena.
Pelatih Bojan Hodak memberikan kesempatan kepada Dimas dengan memasukkannya sebagai pemain pengganti pada menit ke-73.
Agenda Timnas Indonesia saat ini memang sedang padat dengan jadwal penting di depan mata. Skuad Garuda akan menghadapi China pada 5 Juni mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Lima hari kemudian, tim besutan Patrick Kluivert akan berhadapan dengan Jepang di laga pamungkas Grup C. Kedua pertandingan ini menjadi krusial untuk menentukan nasib Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Saat ini, Timnas Indonesia menempati posisi empat klasemen sementara Grup C dengan perolehan 9 poin. Peluang untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026 masih ada, meski sangat tipis karena harus bergantung pada hasil pertandingan lain.
Di atas Indonesia ada Arab Saudi dengan 10 poin dan Australia yang mengoleksi 13 poin. Target yang lebih realistis bagi skuad Garuda adalah mempertahankan posisi tiga untuk melaju ke babak kualifikasi ronde keempat.
Dimas Drajad menyadari situasi sulit ini dan berjanji akan bekerja keras untuk merebut kepercayaan. "Saya akan bekerja keras di latihan karena mau tidak mau, saya harus siap," ujarnya dengan penuh tekad.
Momen berikutnya bagi Dimas Drajad adalah laga terakhir Persib Bandung melawan Persis Solo. Pertandingan tersebut merupakan kesempatan emas baginya untuk menunjukkan kualitas sebagai striker andal.
Terlebih lagi, itu adalah partai di mana Persib Bandung akan mengangkat trofi Liga 1 musim ini. Tampil apik di laga perayaan juara tentu akan menambah nilai plus di mata pelatih Timnas Indonesia.
Patrick Kluivert dikenal sebagai pelatih yang sangat selektif dalam memilih pemain. Dengan begitu banyak pilihan di lini depan, Dimas Drajad harus tampil luar biasa untuk bisa merebut hati mantan striker Barcelona tersebut.(*)