Dilema Kluivert di Timnas Indonesia, Pengalaman Senior Vs Potensi Talenta Muda
VIVAJabar – Patrick Kluivert menghadapi pilihan sulit dalam menyusun skuad Timnas Indonesia untuk jeda internasional Juni.
Pelatih asal Belanda tersebut harus memilih antara mengutamakan pengalaman atau memberikan kesempatan kepada pemain muda berbakat.
Dalam daftar 32 pemain yang diumumkan PSSI pada Minggu (18/5/2025), terlihat jelas kecenderungan Patrick Kluivert untuk mengandalkan pemain-pemain berpengalaman.
Keputusan ini mungkin didasari oleh pertimbangan pentingnya laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan dihadapi Timnas Indonesia.
Kapten Borneo FC, Stefano Lilipaly, menjadi salah satu nama senior yang dipanggil kembali ke skuad Garuda. Pemain berdarah Indonesia-Belanda ini terakhir kali membela Timnas Indonesia pada Juni 2022 dalam Kualifikasi Piala Asia 2023.
Pemanggilan Stefano Lilipaly menunjukkan bahwa Kluivert menghargai pengalaman bermain internasional.
Meskipun Lilipaly tidak dipanggil oleh pelatih sebelumnya, kontribusinya dalam membawa Borneo FC meraih gelar regular series Liga 1 2023-2024 mungkin menjadi pertimbangan Kluivert.
Di sisi lain, beberapa pemain muda berbakat justru tidak mendapat tempat dalam skuad Timnas Indonesia.
Beckham Putra yang tampil mengesankan bersama Persib Bandung dengan enam gol di Liga 1 dan total tujuh gol serta tiga assist dalam 33 pertandingan di semua kompetisi harus gigit jari.
Begitu juga dengan Hokky Caraka, pemain berusia 20 tahun yang sebelumnya terpilih namun kini tidak mendapatkan panggilan karena performanya yang kurang mengilap bersama PSS Sleman.
Keputusan ini tentunya menimbulkan pertanyaan tentang regenerasi pemain di Timnas Indonesia.
Kluivert yang baru memimpin Timnas Indonesia dalam dua pertandingan, melawan Australia (1-5) dan Bahrain (1-0), mungkin merasa perlu membangun fondasi yang kuat dengan pemain berpengalaman terlebih dahulu.
Pendekatan ini mungkin cukup masuk akal mengingat pentingnya poin dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, pengembangan pemain muda juga tidak kalah penting untuk masa depan sepak bola Indonesia.
Menariknya, Patrick Kluivert dikabarkan akan memberikan kesempatan kepada muka-muka baru pada jeda internasional September mendatang yang akan diisi dengan agenda uji coba.(*)