Crystal Palace Bekuk Manchester City dan Rebut Tiket Liga Eropa dengan Cara Mengejutkan
VIVAJabar – Crystal Palace sukses membuat kejutan besar di dunia sepak bola Inggris akhir pekan lalu. Mereka mengalahkan Manchester City yang dipenuhi bintang dalam final FA Cup dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi The Eagles dalam kompetisi tertua di dunia. Para pemain Palace tampil dengan mentalitas juara sepanjang pertandingan.
Stadion Wembley menjadi saksi bagaimana tim underdog mampu mengalahkan raksasa sepak bola. Hasil ini membuat Pep Guardiola dan timnya harus pulang dengan tangan kosong.
Manchester City yang diunggulkan justru harus menelan kekalahan telak secara mental. Kekalahan ini membuat mereka gagal meraih trofi apapun musim ini.
Meski Manchester City tampil agresif di 15 menit awal pertandingan, justru serangan balik Palace yang lebih berbahaya. City terlihat kesulitan mengantisipasi serangan cepat lawan.
Crystal Palace membuktikan strategi counter attack masih sangat efektif di sepak bola modern. Mereka tidak perlu banyak menguasai bola untuk bisa menciptakan peluang berbahaya.
Serangan balik yang dilakukan Daniel Munoz dan Eberechi Eze menjadi kunci kemenangan Palace. Munoz yang beraksi dari sisi kiri berhasil memberikan umpan silang berkualitas.
Eze yang berada dalam posisi ideal tidak menyia-nyiakan peluang tersebut. Dia menyelesaikan umpan dengan tembakan keras yang tak mampu dijangkau kiper Manchester City.
Dean Henderson tampil luar biasa di bawah mistar gawang Crystal Palace. Dia melakukan sejumlah penyelamatan krusial yang menggagalkan serangan-serangan Manchester City.
Salah satu momen penting adalah ketika Henderson nyaris melakukan pelanggaran di luar kotak penalti saat menghentikan Erling Haaland. VAR memutuskan tidak ada pelanggaran dalam insiden tersebut.
Henderson juga menjadi pahlawan ketika berhasil menggagalkan tendangan penalti Omar Marmoush. Penyelamatan tersebut sangat menentukan hasil akhir pertandingan.
Kemampuan antisipasi Henderson juga terlihat saat dia menepis tendangan melengkung Doku sebelum babak pertama usai. Aksi spektakuler itu membuktikan kualitas Henderson sebagai kiper kelas atas.
Pertandingan ini juga diwarnai beberapa kontroversi keputusan wasit. Salah satunya saat Tyrick Mitchell melakukan pelanggaran terhadap Bernardo Silva di kotak penalti.