MU Kalah di Final Liga Europa, Postecoglou Sukses Pecundangi Ruben Amorim 4 Kali Berturut-turut Musim Ini
- Liga Europa
Jabar –Tottenham Hotspur berhasil meraih juara Liga Europa musim 2024/2025 setelah mengalahkan Manchester United (MU) dalam pertandingan yang digelar di Stadion San Mames, Bilbao, Kamis (22/5/2025) dini hari tadi, mereka menang tips 1-0 atas MU.
Kemenangan ini membuat Spur menyudahi puasa gelar selama 17 tahun. Tottenham berhasil menunjukan performanya melawan Setan Merah. Gol pembuka tercipta di menit ke-42 melalui tendangan penyerang Tottenham, Brennan Johnson.
MU sempat mengancam Tottenham lewat aksi Hojlund di babak kedua. Van de Ven berhasil menyelamatkan situasi dengan blok spektakuler di garis gawang.
Kiper Vicario tampil sangat solid di bawah mistar gawang. Penyelamatannya atas sepakan Garnacho di menit ke-75 menjadi momen krusial dalam pertandingan.
Cristian Romero dinobatkan sebagai Pemain Terbaik oleh UEFA. Bek asal Argentina itu tampil sempurna dalam memimpin lini belakang Spurs.
Kemenangan ini menjadi yang keempat bagi Tottenham atas MU musim ini. Namun, trofi final Liga Europa jelas menjadi yang paling berharga karena memutus puasa gelar Tottenham.
Berikut fakta-fakta menarik usai Tottenham juara Liga Europa dikutip dari berbagai sumber:
1. Tottenham Hotspur hanya mencetak tiga tembakan dan 27 persen penguasaan bola. Manchester United menguasai bola hingga 73 persen selama pertandingan final tersebut.
2. Kemenangan tipis 1-0 atas Manchester United di final Liga Europa menandai trofi pertama mereka. Trofi sebelumnya diraih saat menjuarai Piala Liga Inggris pada tahun 2008.
3. Leny Yoro menjadi pemain termuda kedua untuk Manchester United yang berusia 19 tahun dan 189 hari. Ia menjadi starter termuda kedua untuk Manchester United di final Liga Europa.
4. Dengan kemenangan ini, Tottenham tidak hanya meraih trofi Liga Europa. Mereka juga mengamankan tiket untuk Liga Champions musim depan.
5. Gelaran ini menjadi pencapaian Liga Europa pertama bagi Son Heung-min, kapten asal Korea Selatan. Ia kini menjadi ikon Spurs, prestasi yang belum sempat diraih Harry Kane dan Dele Alli.
6. Angelos Postecoglou sukses empat kali mempecundangi Ruben Amorim musim ini. Sebelum final, Spurs dua kali menang di Liga Inggris dan sekali di Carabao Cup.