Luka Modric Tolak Tawaran Fantastis Saudi Arabia, Pilih Liga Amerika Demi Piala Dunia?

Luka Modric
Sumber :
  • Pinterest

VIVAJabarLuka Modric menolak tawaran menggiurkan dari Liga Pro Saudi Arabia. Gelandang Real Madrid ini lebih memilih Major League Soccer Amerika untuk mempersiapkan diri menuju Piala Dunia 2026.

img_title Thibaut Courtois Ultimatum Presiden La Liga Soal Jadwal

Keputusan Luka Modric menolak Liga Pro Saudi Arabia menunjukkan prioritas sang pemain terhadap performa di tim nasional.

Meski tawaran finansial dari Arab Saudi sangat menggiurkan, Luka Modric tetap fokus pada target jangka panjang.

Liga Pro Saudi Arabia, Qatar, dan Major League Soccer tercatat memberikan tawaran resmi kepada Luka Modric. Namun menurut media Kroasia 24sata, gelandang berusia 39 tahun ini lebih condong memilih kompetisi Amerika Serikat.

Major League Soccer dianggap Luka Modric sebagai lingkungan terbaik untuk menjaga kondisi fisik optimal.

Intensitas pertandingan dan kualitas kompetisi MLS dinilai sesuai dengan kebutuhan persiapan menuju Piala Dunia 2026.

Pertimbangan utama Luka Modric dalam memilih destinasi selanjutnya adalah performa tim nasional Kroasia. Pemain yang meraih Ballon d'Or 2018 ini tidak ingin mengambil risiko yang bisa mengganggu persiapan turnamen besar.

Inter Miami menjadi klub Major League Soccer yang paling agresif mengincar Luka Modric saat ini.

Kehadiran Lionel Messi, Luis Suarez, Sergio Busquets, dan Jordi Alba membuat skuad Inter Miami semakin menarik.

David Beckham sebagai pemilik Inter Miami memiliki hubungan baik dengan Luka Modric sejak lama. Kedekatan personal ini menjadi faktor tambahan yang mendukung negosiasi transfer ke Major League Soccer Amerika.

Rencana pensiun Luka Modric baru akan dilaksanakan setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Hingga saat itu, sang gelandang akan terus bermain profesional untuk menjaga ritme permainan terbaiknya.

Penolakan terhadap Dinamo Zagreb juga mengonfirmasi keseriusan Luka Modric dalam mempersiapkan Piala Dunia.

Meski klub masa kecilnya di Kroasia menginginkan kepulangannya, Modric lebih realistis memilih Major League Soccer. (*)