Jepang Cenderung Uji Coba Pemain, Timnas Indonesia Wajib Manfaatkan Situasi
VIVA Jabar – Menjelang laga krusial di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2025 zona Asia pada 10 Juni 2025 mendatang, Timnas Indonesia menghadapi tantangan sekaligus peluang besar saat berhadapan dengan raksasa sepak bola Asia, Jepang.
Muncul spekulasi bahwa Jepang, yang memiliki kedalaman skuad mumpuni, cenderung akan melakukan rotasi atau uji coba pemain saat melawan Garuda.
Situasi ini dinilai sebagai kesempatan emas yang harus dimanfaatkan sepenuhnya oleh pasukan Patrick Kluivert.
Dilansir dari media Jepang, Sponichi Annex melaporkan bahwa sekitar 10 pemain senior akan dicoret dari daftar, termasuk sejumlah nama penting yang selama ini jadi andalan Samurai Biru.
Langkah ini diambil karena Jepang sudah memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Kini, mereka bertengger di puncak klasemen dengan 20 poin dari delapan laga unggul jauh dari pesaing lain dan tak mungkin terkejar.
Timnas Indonesia
- VIVA.co.id
Kondisi ini memberi ruang bagi Jepang untuk bereksperimen, sementara bagi Indonesia, ini adalah momen emas untuk mencuri poin di kandang lawan.
Beberapa pemain pilar Jepang seperti Kaoru Mitoma, Junya Ito, dan Hidemasa Morita dipastikan absen karena cedera. Posisi mereka bakal diisi oleh pemain-pemain muda dari skuad Olimpiade Paris 2024 yang baru saja menembus babak perempat final.
“Rencananya, pemanggilan pemain kunci yang cedera seperti Mitoma, Morita, dan Ito akan ditiadakan. Kesempatan akan diberikan kepada pemain muda generasi Olimpiade Paris yang berprestasi,” tulis Sponichi Annex.
Artinya, Indonesia akan menghadapi Jepang yang relatif belum berpengalaman di level senior. Ini bisa menjadi celah besar bagi tim asuhan Shin Tae-yong untuk menciptakan kejutan.
Meski tetap tak mudah, peluang Indonesia mencuri poin dari laga ini jauh lebih terbuka dibanding jika Jepang tampil dengan skuad penuh. Apalagi, laga sebelumnya pada 5 Juni Jepang harus lebih dulu bertarung melawan Australia yang bisa menguras tenaga pemain muda mereka.
Jika bisa memanfaatkan situasi ini dengan maksimal, bukan tak mungkin Garuda terbang tinggi di laga terakhir fase kualifikasi ini.