Kutukan Cedera Yance Sayuri Tak Berujung? Lagi-lagi Absen Bela Timnas: Ini Semua Takdir
VIVA Jabar – Dalam kancah sepak bola, seringkali kita mendengar kisah-kisah perjuangan seorang pemain yang harus menghadapi rintangan. Namun, bagi Yance Sayuri, rintangan itu seolah menjadi bayangan yang tak kunjung hilang
Setiap kali namanya bersinar terang, setiap kali panggilan Timnas Indonesia datang, cedera selalu menjadi penghalang. Di balik sukacita tersebut, terbayang sebuah "kutukan" cedera yang seolah selalu menghantuinya setiap kali berseragam skuad Garuda.
Panggilan terakhir Yance ke Timnas Indonesia terjadi pada November 2024, saat skuad Garuda masih di bawah arahan Shin Tae-yong untuk menghadapi Jepang dan Arab Saudi.
Sayang, impiannya untuk membela Merah Putih kala itu pupus lantaran cedera yang memaksanya absen dari daftar final 23 pemain. Ironisnya, kejadian serupa bukan kali pertama dialami saudara kembar Yakob Sayuri ini.
Winger berusia 27 tahun itu tercatat beberapa kali kurang beruntung, cedera datang di saat yang tak tepat dan menggagalkan kesempatan emasnya untuk membela Timnas Indonesia.
Kini, secercah harapan kembali muncul. Yance, bersama sang kembaran, termasuk dalam daftar 32 pemain yang dipanggil oleh pelatih anyar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, untuk menjalani pemusatan latihan (TC) di Bali.
TC ini merupakan persiapan krusial jelang dua laga pamungkas Grup C babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan dua raksasa Asia, China dan Jepang. Menanggapi pemanggilan terbarunya, Yance mengungkapkan rasa syukurnya.
"Kalau untuk pemanggilan ke Timnas saya bersyukur ke Tuhan karena masih diberi kepercayaan," kata Yance dalam konferensi pers jelang laga Malut United kontra Persija Jakarta, Jumat (23/5/2025).
Namun, ketika disinggung mengenai "kutukan" cedera yang kerap menghantuinya, Yance memilih untuk berserah diri. Baginya, segala sesuatu yang terjadi adalah kehendak Sang Pencipta.
"Soal saya cedera kalau gabung ke Timnas karena saya nggak bisa ceritakan itu, itu karena kehendak Tuhan. Kalau Tuhan bilang belum waktunya, berarti belum waktunya," tuturnya.
Saat ini, fokus utama Yance tertuju pada laga penting Malut United melawan Persija Jakarta yang akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Jumat (23/5/2025) malam nanti. Laga ini krusial bagi timnya dalam menjaga asa untuk tampil di kompetisi level Asia musim depan.