Ragnar Oratmangoen Ajak Rizky Ridho Bermain di Eropa Usai Dapat 2 Penghargaan Liga 1

Rizky Ridho
Sumber :

VIVA Jabar –Rizky Ridho yang merupakan pemain andalan Timnas Indonesia serta pemain andalan Persija Jakarta telah diajak Eropa setelah berakhirnya Liga 1 2024 2025 musim ini.

img_title Perjalanan Epik Persib Bandung, Dari 1919 Sampai Dominasi Liga 1 Musim Ini

Rizky Ridho buatkan telah terpilih sebagai salah satu best XI Liga 1 2024-2025 dan kemudian dia juga berhasil meraih sebagai pencetak gol terbaik musim ini. 

Dalam dua penghargaan tersebut telah dipamerkan oleh Ridho dengan melalui unggahan Instagramnya.

img_title Dua Pelatih Eropa Adu Taktik Laga Persib Bandung vs Persebaya, Siapa Unggul?

rizky ridho

Photo :
  • -

img_title Persib Bandung Datangkan Empat Pemain Baru Top Eropa, Mereka Adalah...

"Bersyukur untuk setiap kesempatan dan doa-doa yang baik," tulis Ridho dalam captionnya.

Dalam unggahan tersebut telah mendapatkan beberapa komentar dari pemain Timnas Indonesia lainnya seperti Kevin Diks, Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy.

Ragnar Oratmangoen terang-terangan telah mengajak Ridho menuju Eropa.

"Come to Europe," tulis Ragnar.

Sedangkan kedua pemain seperti Kevin Diks dan Joey Pelupessy telah menyetujui ajakan dari Ragnar Oratmangoen.

"Saya setuju dengan Oratmangoen," timpal Kevin Diks.

Sebenarnya sudah banyak sekali pemain lainnya yang mengajak Rizky Ridho ke Eropa, terlebih Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes menyatakan respeknya kepada Rizky Ridho.

"Rizky Ridho, dia adalah rekan saya di timnas Indonesia, bek tengah," kata Jay Idzes.

"Dan saya pikir dia pemain yang sangat baik. Dia punya potensi besar."

"Dan dia telah menunjukkan hal itu sekarang dengan tim nasional," tambahnya.

Jay Idzes juga telah mengaku sangat penasaran bagaimana Rizky Ridho berkembang kedepannya apabila dapat bermain ke Eropa Bahkan dia juga tidak ragu menyebutkan Ridho dapat bermain di timnya saat ini yaitu Venezia FC.

"Berapa banyak pertandigan yang kami mainkan, saya ingin melihatnya bermain di Venezia," kata Jay Idzes.

"Atau di Eropa hanya untuk melihat ke mana arahnya," tambahnya.*